Padusan, Kolam Renang Dibatasi

MERAPI-Zaini Arrosyid
Pengunjung di Taman Wisata Cahaya Langgeng

TEMANGGUNG (MERAPI) – Setidaknya 30 petugas dikerahkan untuk mengontrol dan menegakkan protokol kesehatan pada pengunjung yang padusan di Taman Wisata Cahaya Langgeng Wonosroyo, Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung.

“Jumlah pengunjung kita kontrol, karena kita menerjunkan 30 petugas dibantu relawan yang bertugas menjaga dan mencegah kerumunan. Kalau jumlah pengunjung sudah mencapai 400 orang, kita kurangi melalui pintu keluar dan pengunjung diluar pintu utama kita masukkan,” kata Manager Taman Wisata Cahaya Langgeng, Ariyadi, Senin (12/4).

Ariyadi mengatakan untuk mengetahui jumlah pengunjung, pihak pengelola menfungsikan alat kontrol jumlah pengunjung yang dipasang didepan pintu masuk.

“Kita gunakan alat kontrol yang kita pasang didepan pintu masuk untuk mencatat jumlah pengunjung, karena pada padusan ini kita batasi 400 orang, jumlah itu terbagi di wisata air dan mini zoo,” kata dia.

Dia mengatakan pembatasan ini sebagai upaya penerapan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Selain pembatasan, juga diterapkan larangan berkerumun, wajib masker, pemeriksaan suhu tubuh, dan wajib cuci tangan.

Dia mengatakan aturan-aturan tersebut memang disesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru di tempat wisata air dengan pengawasan protokol kesehatan yang ketat.

Pihak pengelola juga sudah melakukan koordinasi lintas sektoral bersama Polres, Kodim, BPBD, dan Satpol PP, Pemkab Temanggung dan telah disepakati jika pada tradisi padusan jumlah pengunjung maksimal hanya 400 orang.

“Dengan mematuhi protokol kesehatan tersebut diharapkan bisa menghindari adanya penularan Covid-19 di area Taman Wisata Cahaya Langgeng,” katanya. (Osy)

Read previous post:
Perempatfinal Piala Menpora Beri Gambaran Komposisi PSS

BANDUNG (HARIAN MERAPI) - Laga perempat final Piala Menpora menghadapi Bali United, Senin (12/4) malam memberi gambaran lebih jelas pada

Close