Bulan Ramadan Tetap Layani Vaksinasi

TEMANGGUNG (MERAP) – Puskesmas tetap melayani vaksinasi Covid-19 pada bulan Ramadan 1442 H. Sebab, berdasar Fatwa MUI, penyuntikan vaksin tidak membatalkan puasa.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Khabib Mualim di Temanggung mengatakan semua pos layanan vaksinasi, atau puskesmas tetap lakukan vaksinasi di bulan Ramadan. Dinas Kesehatan mantab lakukan vaksinasi setelah ada fatwa MUI.

” Fatwa MUI nomor 13 Tahun 2021 bahwa vaksinasi COVID-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa. Melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang berpuasa dengan injeksi intramuscular hukumnya boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar),” kata Khabib Mualim, Rabu (7/4).

Khabib mengatakan vaksinasi Covid-19 di bulan Ramadan untuk mempercepat terbentuknya herdimunity dan sebagai upaya mencegah penularan wabah Covid-19 di daerah tersebut.

“Namun bagi yang punya keyakinan lain atau tidak mau divaksin saat berpuasa dipersilahkan, dan pihaknya tidak akan menyuntiknya. vaksinasi dilakukan di setelah berbuka atau usai ramadan,” kata dia.

Dia mengatakan jika sebelumnya vaksinasi dapat dilakukan secara massal di lokasi tertentu, namun pada bulan Ramadan nanti hanya dilaksanakan di masing-masing puskesmas.

Menyinggung vaksinasi bagi para guru untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM), dia menyampaikan karena ketersediaan vaksin terbatas maka vaksinasi bagi para guru baru dilakukan untuk sekolah yang melakukan uji coba PTM.

“Sedangkan untuk guru yang lain kami akan mengikuti perkembangan kebijakan untuk pendidikan tatap muka dan juga ketersediaan vaksin,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya minta Dinas Pendidikan dan Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung untuk membuat daftar sekolah dan madrasah sehingga nanti diurutkan.

Khabib mencontohkan vaksinasi pada suatu tahapan untuk guru hanya 2.000 orang, berarti tinggal mengurutkan sesuai daftar sekolah tersebut.

Dia mengatakan droping vaksin dari provinsi dilakukan secara bertahap. Rata-rata setiap droping sekitar 1.000 vial atau 10.000 dosis yang cukup untuk vaksinasi 5.000 orang.

“Kabupaten Temanggung terakhir mendapat tambahan vaksin pada 25 Maret 2021. Mudah-mudahan pada minggu ini dapat droping lagi,” katanya.

Khabib menyampaikan hingga Selasa (6/4) realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk dosis 1 sebanyak 21.758 orang dengan rincian tenaga kesehatan 3.250 orang, layanan publik 10.487 orang, dan lansia 8.021 orang.

Kemudian jumlah hasil vaksinasi dosis 2 sebanyak 11.712 orang dengan rincian tenaga kesehatan 3.007 orang, layanan publik 8.528 orang, dan lansia 177 orang. (Osy)

Read previous post:
Transformasi SMP Negeri 1 Minggir

MINGGIR (HARIAN MERAPI) - Dunia Pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini mengalami perubahan yang luar biasa, dicabutnya Ujian Nasional merupakan bentuk

Close