Penerima JPS di Temanggung 26.085 KK

MERAPI-Zaini Arrosyid
Bupati Temanggung Al Khadziq

TEMANGGUNG (MERAPI) – Penerima program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kabupaten Temanggung pada masa Pandemi Covid-19 di Tahun 2020 berjumlah 26.085 kepala keluarga (KK).

Bupati Temanggung Al Khadziq mengatakan penerima JPS sejumlah 26.085 KK merupakan daftar terakhir pada penerimaan JPS tahap II. Pada penerimaan JPS tahap I jumlahnya hampir separuhnya.

” Penerimaan JPS tahap I sebanyak 12.505 KK. Jadi penerima JPS tahap II lebih dari dua kali lipat,” kata Al Khadziq, Senin (8/3).

Al Khadziq menyampaikan itu menjawab pertanyaan Juru Bicara Fraksi PDIP Titik Winarti pada sidang paripurna laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Temanggung Tahun 2020.

Titik Winarti mempertanyakaan adanya selisih jumlah penerima JPS antara tahap I dan II, serta adanya retur sebanyak 1083 KK pada penerimaan JPS tahap I. ” Bupayi harus menjelaskan adanya retur dan perbedaan penerima JPS tahap I dan II,” kata Titik Winarti.

Bupati Al Khadziq menjelaskan pada penyaluran JPS tahap I bahwa berdasarkan SK Bupati tentang Penerima JPS telah ditetapkan sejumlah 13.588 KK. Kemudian yang diterimakan ke masyarakar sejumlah 12.505 KK atau terdapat retur sejumlah 1083 KK.

” Retur dikarenakan KK tersebut sudah menerima bantuan lain seperti JPS Provinsi, Perluasan sembako, Perluasan PKH dan Bantuan Sosial Tunai (BST),” kata dia.

Nama-nama penerima bantuan sosial tersebut, dia menerangkan, diperoleh setelah penetapan SK Bupati tentang Penerimaan JPS tahap I. Nama-nama, tersebut dicoret dari daftar karena tidak boleh dapat menerima lebih dari satu bantuan dari pemerintah.

Dia mengatakan untuk penyaluran JPS tahap II terdapat penambahan penerima sejumlah 12.487 KK yang berasal, dari usulah Desa/Kelurahan yang kemudian disandingkan dengan penerimaan bansos lainnya seperti JPS Provinsi, PKH Program Sembako dan BST.

” Data penerima JPS Kabupaten Tahap II di SK Bupati tersebut sejumlah 26.085 KK,” kata dia. (Osy)

Read previous post:
HANTU TANPA KEPALA PEMETIK CABAI (1) – Pohon Belum Berbuah, Terdengar Durian Jatuh

SUNGGUH ini adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan sampai kapanpun oleh Rina dan Ella karena melihat hantu kepala buntung.Semuanya berawal

Close