Pendidikan Berbasis Agama Bentuk Generasi Akhlaqul Karimah

MERAPI- Zaini Arrosyid
Peletakkan batu pertama SMA 26 NU

TEMANGGUNG (MERAPI) – Pendidikan berbasis agama berperan sangat strategis membentuk dan melahirkan generasi penerus bangsa yang akhlaqul karimah sebagai daya dukung percepatan pembangunan bangsa.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada sambutan peletakan batu pertama pembangunan NU Center, Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dan SMA 26 Nahdlatul Ulama di Ngadirejo Kabupaten Temanggung. Sambutan itu dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah Haerudin.

“Begitu juga SMA 26 Nahdlatul Ulama sebagai institusi pendidikan berbasis agama mempunyai peran sangat strategis dalam membentuk dan melahirkan generasi penerus bangsa berakhlaqul karimah,” kata Ganjar.

Dia mengatakan SMA 26 NU merupakan basis pembelajaran dan pengaplikasian agama Islam yang rahmatan lil alamin, yaitu agama Islam yang membawa rahmat tidak hanya bagi umat Islam tetapi juga bagi siapa pun makhluk ciptaan Allah SWT.

Maka itu, dia melanjutkan, SMA 26 NU ini haruslah menjadi motor penggerak dan penyebar perdamaian. Jika damai bisa dipelihara, tentu proses pembangunan bangsa akan semakin cepat dan lancar.

Dia mengatakan menjadikan sekolah yang berkualitas bukanlah pekerjaan mudah, diperlukan SDM yang berkualitas, fasilitas yang memadai, anggaran yang cukup dan pengelolaan yang memenuhi standar kualitatif yang dipersyaratkan.

Sehingga, kata dia, kepada semua pihak terutama pengelola sekolah ini agar mampu membangun dan mengembangkan jejaring, menumbuhkan komitmen yang tinggi dan kinerja serta performance yang prima.

Dia berharap SMA 26 NU Ngadirejo ini bisa menjadi faktor pendukung peningkatan kualitas anak didik dan khasanah literasi sehingga menghasilkan tamatan berkualitas yang bisa menjadi aset bangsa yang unggul.

Dalam perspektif yang luas, kata dia tantangan nyata pembangunan di Jawa Tengah saat ini adalah bagaimana instrumen pembangunan mampu mengatasi kemiskinan dan pengangguran sehingga peran negara dapat hadir di tengah masyarakat.

Pendidikan sebagai salah satu instrumen tersebut diharapkan mampu tanggap dan sigap mengembangkan dirinya sebagai media mengembangkan kualitas SDM sekaligus solusi bagi kemiskinan dan pengangguran tersebut.

“Kepada segenap jajaran pengurus dan pendidik, saya mengucapkan selamat atas pembangunan ini. Besar harapan saya, gedung ini bisa memberikan manfaat yang semakin luas tidak hanya untuk para siswa dan pendidik, tetapi juga untuk kemajuan Jawa Tengah,” katanya.

Hadir pada acara tersebut, antara lain Bupati Temanggung Al Khadziq, Rois Syuriah Nahdlatul Ulama Kabupaten Temanggung Yakub Mubarok dan sejumlah ulama. (Osy)

Read previous post:
Kepala Mengeluarkan Asap Hitam

DI KAMPUNG saya ada dukun bayi perempuan, namanya mbah Surip. Dukun bayi di sini maksudnya dukun yang membantu persalinan atau

Close