Penggilingan Padi Terbakar

Petugas saat berusaha memadamkan api. (Merapi-Zaini Arrosyid)

TEMANGGUNG (MERAPI) – Sebuah penggilingan padi milik Rofiq (63) warga Dusun Ngabean Rt 03 Rw 02 Desa Menggoro Kecamatan Tembarak Temanggung ludes terbakar, Kamis (5/3) malam.

Kepolisian Resort Temanggung melaporkan tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah berupa bangunan penggilingan padi, gabah sebanyak 20 ton, rigen 1500 lembar dan Open padi.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Ari Sugeng mengatakan kebakaran terjadi Kamis (4/3) sekitar pukul 19.00 wib. Kebakaran berasal dari oven pemanas atau pengeringan padi yang mengeluarkan api lantas menjalar ke sekitarnya.
“Warga yang mengetahui ada kebakaran kemudian menelepon pemadam kebakaran dan kepolisian,” kata Ari, Jumat (4/3).

Dikatakan setidaknya 7 mobil pemadam kebakaran dan mobil pemasok air datang untuk membantu pemadaman bersama warga, relawan dan BPBD Kabupaten Temanggung. Kepolisian resort Temanggung selain berusaha memadamkan api juga mengamankan lokasi dari penjarahan.
“Material yang mudah terbakar menyulitkan pemadaman. Api dapat dikuasai sekitar dua jam kemudian, ” kata dia.

Dia mengatakan sebelumnya memang korban beraktivitas di penggilingan padi tersebut, hingga lalu pergi ke bengkel mobil terdekat. Korban dihubungi lalu pulang ke penggilingan padi.
Dia mengemukakan ukuran tempat penggilingan padi sekitar 8×15 meter dan terbuat dari batu bata semi permanen. Kerugian korban mencapai Rp 300 juta berikut 20 ton padi, rigen 1500 lembar dan open padi sebanyak 2 unit. (Osy)

Read previous post:
Pokja Genetik UGM: Varian Corona B117 Belum Ditemukan di DIY

YOGYA (MERAPI) - Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan varian baru

Close