Dikecrek Polisi, Perampok Mewek

Tersangka berikut barang bukti kejahatan.(Merapi-Zaini Arrosyid)

TEMANGGUNG (MERAPI) – Perampok jalanan, Warji (66) warga Milir Kecamatan Gubuk Grobogan mewek saat ditangkap petugas Polres Temanggung, karena terlibat perampokan di jalan tembus Kalicacing – Demangan Desa Pingit Kecamatan Pringsurat.

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan tersangka ditangkap di wilayah hukum Polres Sragen karena melarikan diri, usai beraksi di Temanggung. Ia beraksi bersama Asep, warga Semarang yang kini buron.

“Warji mengaku sering beraksi di sejumlah kota di Jateng termasuk di Temanggung. Kini ia ditahan di Polres Temanggung,” kata AKBP Benny Setyowadi, Selasa (22/2)

Benny mengatakan tersangka beraksi Selasa lalu sekitar pukul 13.00 WIB. Korbannya adalah Dadi Utamo warga Pingit Pringsurat Temanggung. Kronologis kejadian, korban sedang berangkat kerja, di tengah perjalanan disalib tersangka yang berboncengan lalu mencegat korban.
“Begitu korban menghentikan kendaraan, tersangka Warji turun boncengan dan menyemprot cairan cabe, dan memukulkan martil tiga kali ke helm korban,” kata Benny.

Dikatakan tersangka Asep yang mengemudi sepeda motor lalu menarik tas pinggang korban dan keduanya melarikan diri. Tas itu berisi kartu identitas, alat komunikasi dan uang Rp 2 juta. Petugas lantas melakukan perburuan, begitu korban melapor pada kepolisian.
“Hasil pelacakan, tersangka di Sragen. Anggota Polres Temanggung beserta Polres Sragen lantas menangkap keduanya tanpa perlawanan, tersangka sempat memohon untuk diampuni dan dibebaskan,” kata dia.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Setyo mengatakan petugas mengamankan martil, sprayer berisi cairan cabe, sepeda motor, kartu identitas dan alat komunikasi sebagai barang bukti kejahatan.
Disampaikan tersangka dijerta pasal 365 ayat 1 tentang penurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman pidana 9 tahun. ” Tersangka mendekam di sel tahanna Polres Temanggung sedangkan Asep kini jadi buron,” kata dia.

Tersangka Warji mengatakan telah berulangkali melakukan perampokan di jalan dengan sasaran mereka yang berkendara sendirian dan ditempat sepi. “Uang dibagi berdua dan buat biaya hidup,” kata dia. (Osy)

Read previous post:
BPJS Ketenagakerjaan Yogya Sasar Peserta Koperasi dan UMKM

Close