Lantai Ruang Tamu Supadiyono Amblas

Sudah tak ada lagi lantai ruang tamu di rumah Supadiyono. (Merapi-Istimewa)

TEMANGGUNG (MERAPI) – Keluarga Supadiyono (55) warga Dusun Karang Senen Rt 1 Rw 5 Desa Traji Kecamatan Parakan Temanggung dikejutkan dengan amblasnya lantai ruang tamu rumah yang ditempati.

Supadiyono mengatakan sebelum lantai amblas terdengar suara sedikit bergemuruh dari dalam rumah serta suara seperti gerusan tanah oleh air. ” Lantai berkeramik kemudian amblas, diiringi suara bergemuruh,” kata Supadiyono, Kamis (18/2).

Dia mengatakan tidak ada korban jiwa dan luka pada kejadian yang berlangsung Selasa (16/2) sekitar pukul 19.30 tersebut. Keluarga kemudian keluar rumah dan melaporkan peristiwa yang terjadi pada perangkat desa dan pemerintah.

Menghindari korban luka dan jiwa pada kejadian serupa yang kemungkinan terjadi di sisi lantai lain, keluarganya untuk sementara mengungsi di gereja setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan tanah amblas dengan diameter 2 meter dan tinggi 2,5 meter.

Hasil pengecekan, kata dia, ternyata di bawah lantai terdapat irigasi. Aliran air tersebut berasal dari Desa Medari untuk mengaliri sawah di Desa Traji dan sekitarnya.
“Air tidak dapat mengalir lancar, air meluap ke warga sekitar,” kata dia.

Kerugian dari peristiwa itu, lanjut dia sekitar Rp 11 juta. Warga, TNI dari Kodim 0706 Temanggung, Polres Temanggung, BPBD dan relawan membersihkan sekitar tanah amblas, untuk kemudian dipasangi buis dan kembali ditutup.

Dwi Sukarmei meminta warga meningkatkan kewaspadaan pada bencana. Jika terjadi potensi bencana alam untuk segera menghindar ke tempat aman dan melaporkan pada pemerintah desa, relawan atau BPBD, untuk dilakukan penanganan. (Osy)

Read previous post:
Paman dan Keponakan Kompak Nyabu

KARANGANYAR (MERAPI)- Satres Narkoba Polres Karanganyar menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkotika di Desa Kemiri, Kebakkramat pada Senin (15/2). Mereka berinisial

Close