Perwira di Polres Temanggung Jalani Swab Tes

MERAPI-Zaini Arrosyid
Anggota polri jalani swab

TEMANGGUNG (MERAPI) – Pejabat utama di Polres Temanggung menjalani swab tes untuk memastikan bersih dari paparan Covid-19, yang di lakukan oleh Tim Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Temanggung.

Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan anggota yang menjalani swab tes adalah pejabat utama, dan perwira di jajaran Polres Temanggung. Mereka seperti Kapolsek dan Kasat. Jumlahnya sebanyak 48 personel yang terdiri 42 laki-laki dan 6 wanita.

” Polres adalah salah satu mitra. Di dalam pelayanan pada masyarakat tentunya harus betul-betul bersih dan bebas dari segala penyakit termasuk Covid-19,” kata Dwi Sukarmei, Rabu (11/11)

Dia mengatakan swab test juga merupakan instruksi langsung Kapolda Jawa Tengah. Seiring peningkatan kegiatan harus diimbangi dengan menjaga kesehatan dan memastikan anggota tidak terpapar Covid-19.

Yang tidak kalah pentingnya, terang dia, adalah personel polres harus siap siaga untuk pengamanan Pilkada serentak yang dilaksanakan di kabupaten sekitar seperti Kota Magelang, Wonosobo dan Semarang.

” Mereka harus siap diperbantukan sehingga harus bebas dari Covid-19 agar tidak menularkan. Selain juga semua pihak harus bersama menekan terhindar dari Covid-19,” kata dia.

Dia mengatakan swab dilakukan juga untuk melihat perkembangan Covid-19 di Temanggung yang dalam hal ini menekan terjadinya covid-19 agar tidak semakin naik atau banyak.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Habib Mualim mengatakan data kasus Covid-19 terdapat 867 kasus dan yang masih positif 104 orang. Mereka yang positif menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing 61 orang dan dalam perawatan rumah sakit 43 orang.

” Semoga semua segera sembuh, tidak ada yang meninggal. Saat ini sudah 43 warga meninggal karena Covid-19,” kata dia.

Dia mengatakan kebanyak warga terpapar Covid-19 dan tanpa gejala. Mereka diketahui dari hasil tracking setelah kontak erat dengan warga yang terpapar lainnya.

Dia mengatakan Temanggung telah mengirim swab sebanyak 9527 sampel, dengan rata-rata menerima hasil 5 hari, namun pernah sampai 12 hari. Diharapkan dengan pindah pengiriman tidak lagi ke Salatiga tetapi ke Semarang bisa memangkas menjadi 3 hari. (Osy)

Read previous post:
CANDI BRAHU DI TROWULAN (1) – Dibangun Raja Empu Sendok Zaman Mataram Kuno

Candi Brahu merupakan Candi peninggalan Budha, yang diperkirakan berusia lebih tua dibandingkan kerajaan Majapahit. Candi ini terletak di Trowulan, yang

Close