Antrean Uji Kir Kendaraan Menumpuk

Pemohon antre sebelum uji kendaraan.(Merapi-Zaini Arrosyid)

TEMANGGUNG (MERAPI) – Antrean uji kir kendaraan angkutan barang dan penumpang di Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung menumpuk hingga Januari 2021, sebagai dampak ditutupnya pelayanan pada 4 bulan diawal Pandemi Covid-19.
“Pelayanan telah dibuka kembali. Namun karena sempat tutup dari Maret sampai Juni sehingga ada penumpukan. Ada antrean ublntuk kir kendaraan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung, Supriyanto, Rabu (14/10).

Dikatakan sebelum uji kir, masyarakat harus mendaftar dahulu, untuk mendapatkan nomor antrean. Pada hari yang dijadwalkan, kendaraan dibawa untuk menjalani tes. “Dalam uji ini, per hari dibatasi 40 kendaraan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, guna menghindari kerumunan dan pencegahan penularan Covid-19,” kata dia.

Tapi, terang dia, untuk mobil yang pemiliknya kini berada luar daerah atau wilayah yang jauh dari Kota Temanggung tetap dilayani dengan melihat kondisi dan situasi.
Disampaikan target pendapatan uji Kir telah diturunkan dari Rp 890 juta pada APBD penetapan menjadi Rp 500 juta di APBD perubahan dengan berdasarkan adanya Pandemi Covid-19. ” Pendapatan telah mencapai Rp 370 juta, sehingga optimis dapat mencapai target di akhir tahun,” kata dia.

Dia mengatakan tidak ada pengenaan denda atas keterlambatan, dengan catatan akibat Pandemi Covid-19. “Namun intinya denda tetap dikenai. Makanya pada masyarakat untuk dapat kir kendaraan, sebab lebih terkait pada keselamatan berkendara, bukan tentang pendapatan asli daerah semata,” kata dia. (Osy)

Read previous post:
Perlu Simulasi Pemungutan Suara di Tempat Pasien Covid-19

BANTUL (MERAPI) - Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto ST MSi menilai pelaksanaan Pilkada 2020 banyak terjadi permasalahan yang

Close