Indeks Penularan Covid-19 di Temanggung 2,4

TEMANGGUNG (MERAPI) – Warga Temanggung harus dapat hidup berdampingan dengan virus corona, yakni mencegah terpapar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan berperilaku hidup bersih serta sehat.

” Virus corona tidak hilang, tetapi bagaimana kita mencegah tidak terkena, dengan menerapkan protokol kesehatan, hidup bersih dan sehat,” kata Bupati Temanggung Al Khadziq, Minggu (5/7).

Dia mengatakan perkembangan di Temanggung telah semakin baik. Penderita semakin berkurang, tingkat kesembuhan tinggi. Demikian pula dengan ODP dan PDP, yang kian hari semakin minim atau menunjukkan resiko rendah dengan indeks 2,4.

Dikatakan, jika warga menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan maka Temanggung menjadi zona hijau akan tercapai.

” Warga yang mengalami gejala seperti Covid-19, segera mendatangi pelayanan kesehatan untuk pemeriksaan dan pengobatan kesehatan, serta menerapkan isolasi sehingga tidak menular,” katanya.

Juru bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijiyanto mengemukakan Pemkab Temanggung tetap melakukan rapidtes massal dan tracking. Hingga saat ini telah sebanyak 8708 orang. Kini ada 31 rapid tes reaktif yang menunggu PCR labolatorium. Semoga semua hasilnya negatif.

Dia menyampaikan perkembangan data, Minggu ada dua ODP yang selesai pemantauan, sehingga kini menjadi 20 orang. Sedangkan PDP kini berjumlah 4 orang dan Covid-19 positif 11 orang yang terinci 1 di RS dan 10 di tempat karantina, baik karantina di gedung balai latihan kerja (BLK) dan Gedung Pemuda serta mandiri di rumah masing-masing. (Osy)

Read previous post:
Warga Jatisawit Gagas Satu Rumah Satu Padasan

GAMPING (MERAPI) - Warga Pedukuhan Jatisawit, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, menggagas gerakan satu rumah satu "padasan" atau sarana

Close