Bikin Bising, Anak Nongkrong Dibubarkan Aparat

KARANGANYAR (MERAPI) – Sekumpulan pemuda bermotor di Flyover Simo, Kebakkramat dibubarkan aparat gabungan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP, Sabtu petang (17/4). Mereka masih diberi imbauan persuasif oleh petugas.

Kasubbag Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko mengatakan keberadaan para pemotor tersebut dikeluhkan warga. Melalui media sosial, warga menyampaikan keluhan tersebut sambil mengunggah gambar mereka. Polisi cyber Polres Karanganyar yang mendeteksinya, langsung merespons dengan berkoordinasi dengan pemangku wilayah di Kebakkramat.

“Dalam laporan itu disebutkan anak muda nongkrong membunyikan knalpot keras-keras. Mereka berkerumun di flyover. Entah apa maksudnya membuat bising di waktu sore jelang bedug magrib,” kata Agung, Minggu (18/4).

Lokasi mereka memang jauh dari perkampungan dan jarang dilewati kendaraan bermotor. Namun suara knalpot yang dibunyikannya terdengar sampai ke telinga warga yang sedang menunggu waktu berbuka puasa. Hal itu dinilai sangat mengganggu.

Saat aparat gabungan datang, mereka tak bisa kabur. Sebab, aparat mengepung dari dua ujung jalan. Saat didatangi petugas, mereka menjauh dari starter motor lalu diam. Giliran petugas menanyai, mereka baru menjawab sambil tertunduk.

Pembubaran sekumpulan anak muda tersebut selain lantaran mengganggu warga juga karena kondisi saat ini masih dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.

“Usai diberi pengertian agar jangan lagi berkerumun apalagi bikin bising, merek dipersilakan pulang ke rumah masing-masing,” katanya.

Agung berharap masyarakat bisa menerima tindakan yang dilakukan kepolisian. Selain itu, dia juga berharap masyarakat lebih taat dalam mematuhi aturan yang berlaku serta menghargai masyarakat sekitar. (Lim)

Read previous post:
PHRI Gunungkidul Siap Sambut Libur Lebaran

WONOSARI (MERAPI) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Gunungkidul telah menyiapkan protokol kesehatan untuk menyambut wisatawan yang akan

Close