Uji Coba Berakhir, PTM disetop Dulu

KARANGANYAR (MERAPI) – Sekolah penyelenggara uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) diminta menghentikan dulu kegiatan tersebut selama evaluasi sepekan. Kemungkinan PTM akan dilanjutkan dengan menambah rombongan belajar maupun memperluas sekolah penyelenggaranya.

Hal itu disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jateng, Suratno kepada wartawan di Karanganyar, Jumat (16/4). Di wilayah kerjanya Sragen, Karanganyar dan Wonogiri, lanjutnya, sekolah penyelenggara uji coba PTM relatif lancar. Uji coba tersebut berlangsung Senin (5/4) hingga Jumat (16/4). Selanjutnya, sekolah-sekolah di bawah pengawasan khusus Disdikbud Jawa Tengah tersebut diminta kembali menjalani pembelajaran di rumah selama sepekan masa evaluasi.

“Akan dievaluasi selama sepekan ke depan. Sehingga yang sebelumnya menjalankan uji coba PTM, berhenti dulu. Pembelajaran kembali di rumah. Dalam evaluasi akan dilihat apakah tetap berlanjut dengan mempertimbangkan jumlah kehadiran siswa, kondisi kesehatannya dan sebagainya,” kata Suratno.

Di Karanganyar, lima sekolah menyelenggarakan PTM. Yakni SMPN 1, MTsN 2, MAN, SMKN 1, serta SMAN 1 Karanganyar. Terhadap 5 sekolah itu, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar memastikan kesiapannya sebelum memulai uji coba sampai sepanjang pelaksanaan.
Lebih lanjut Suratno mengatakan besar kemungkinan PTM berlanjut. Terdapat dua opsi, yakni menambah rombongan belajar. Sebagaimana diketahui, tiap sekolah maksimal mengikutsertakan 100 peserta didik. Selain itu, jumlah sekolah pelaksana PTM juga bertambah.

“Semua tergantung Pemprov jateng dalam hal ini kebijakan pak gubernur yang memiliki wewenang pada penyelenggaraan SMA, SMK dan SLB,” katanya.
Ia menambahkan, terdapat satu SMA di Wonogiri yang memulai uji coba baru sepekan. Ke depan, ia akan berkonsultasi terkait keberlanjutan uji coba ataukah berhenti dulu sambil menunggu masa evaluasi.

Sementara itu Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar telah mengambil 63 sampel swab antigen ke guru dan peserta didik di lima sekolah di Karanganyar yang menyelenggarakan uji coba PTM pada Kamis (15/4).
“Hasilnya semua negatif. Hasil sudah disampaikan ke sekolah. Kami minta dikirim data siswa dan guru. Tidak ada kriteria khusus. Kami hanya minta sampel secara acak,” tutur Plt Kepala DKK Purwati.

Kepala MAN 1 Karanganyar, Lanjar Utami, mengungkapkan ada 11 orang siswa dan guru sekolahnya yang mengikuti tes swab antigen. Ia bersyukur hasil tes swab antigen terhadap 11 orang tersebut negatif.
Tidak seperti sekolah lain, MAN 1 Karanganyar akan tetap melaksanakan uji coba PTM hingga Sabtu (17/4). “Alhamdulillah negatif. MAN 1 Karanganyar masih akan berlangsung uji coba PTM satu hari lagi karena kami enam hari kerja,” pungkasnya. (Lim)

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Prajurit Satgas Yon 512 berkunjung ke Kepala Kampung
Satgas Pamtas Yonif 512/QY Kunjungi Kepala Kampung

Close