Gugus Tugas Terus Pantau Uji Coba PTM Sekolah

Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat memantau pembukaan uji coba PTM di SMPN 1 Sukoharjo 5 April lalu. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo masih memantau pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di lima sekolah. Sepekan berjalan belum ditemukan adanya kasus penyebaran virus Corona di sekolah. Petugas tetap akan memantau hingga usai 16 April mendatang dan dilanjutkan evaluasi sebagai pertimbangan kebijakan lanjutan Pemkab Sukoharjo terkait uji coba PTM berikutnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Minggu (11/4) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo masih berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo dan lima sekolah yang melaksanakan uji coba PTM. Petugas juga memantau langsung pelaksanaan aktivitas belajar mengajar di ruang kelas dengan melihat langsung interaksi guru dan siswa.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dalam uji coba PTM di lima sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona secara ketat. Semua aturan dijalankan sekolah dengan tujuan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Uji coba PTM masih kami pantau sejak beberapa hari berjalan. Aktivitas di sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pemantauan juga kami lakukan terhadap guru dan siswa sebelum dan setelah di sekolah. Sejauh ini belum ditemukan dan harapannya tidak ada kasus penyebaran virus Corona,” ujarnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo memberikan pendampingan penuh terhadap sekolah yang melaksanakan uji coba PTM. Salah satunya dilakukan Puskesmas di wilayah tempat sekolah melaksanakan uji coba PTM dengan menerjunkan petugas membantu berkaitan pelayanan kesehatan.

“Sekecil apapun pelanggaran protokol kesehatan harus dicegah. Sebab ini baru uji coba PTM dan harapannya berjalan sukses. Guru dan siswa harus punya kesadaran menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, masih dilakukan pemantauan uji coba PTM di lima sekolah. Sejak hari pertama pelaksanaan 5 April lalu hingga sekarang belum ditemukan kendala. Semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan kebijakan pemerintah.

“Sudah ada landasannya sekolah harus apa dan siswa berbuat apa selama uji coba PTM. Semua sudah dijalankan dan masih kami pantau terus,” ujarnya.

Darno mengatakan, pihak sekolah sudah diminta tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk berkaitan kondisi kesehatan guru dan siswa. Apabila ada yang sakit maka diminta tetap di rumah dan tidak mengikuti uji coba PTM di sekolah. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan Puskesmas terhadap kondisi kesehatan guru dan siswa.

“Misal ada yang sakit flu atau batuk karena memang cuaca sering hujan maka guru dan siswa dalam kondisi seperti itu diminta di rumah saja dan tidak ikut PTM di sekolah. Itu sudah diterapkan demi mencegah terjadinya penyebaran virus Corona,” lanjutnya.

Darno menegaskan, sejauh ini pelaksanaan uji coba PTM di sekolah dapat berjalan lancar. Diharapkan hal ini bisa terus terlaksana hingga jadwal berakhir 16 April nanti. Dengan demikian hasil evaluasi akhir bisa baik dan kedepan uji coba PTM dapat dilaksanakan di sekolah lain.

Seperti diketahui, Lima sekolah di Kabupaten Sukoharjo resmi menerapkan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama 11 hari kedepan mulai, Senin (5/4). Evaluasi akan dilakukan Pemkab Sukoharjo terhadap uji coba PTM tersebut. Apabila berhasil maka nantinya uji coba PTM akan ditambah di sekolah di masing masing kecamatan.

Pelaksanaan uji coba PTM tersebut dipantau secara langsung oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa. Ikut hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno beserta jajarannya.

Etik Suryani bersama rombongan melakukan pemantauan awal uji coba PTM di SMPN 1 Sukoharjo. Pada kesempatan tersebut bupati melihat secara langsung dari dekat terkait pelaksanaan uji coba PTM mulai dari sarana dan prasarana sesuai protokol kesehatan seperti pemakaian masker, tempat mencuci tangan menggunakan sabun, hand sanitizer, penataan meja dan kursi sesuai aturan jaga jarak dan pengaturan jam belajar mengajar di sekolah.

Interaksi juga dilakukan Etik Suryani dengan menanyakan langsung kondisi siswa dan guru saat memantau uji coba PTM di ruang kelas di SMPN 1 Sukoharjo. Para siswa dan guru menyambut baik uji coba PTM sebagai bagian dari persiapan menyambut pembelajaran normal kembali di sekolah.

“Uji coba PTM dimulai pukul 07.30 WIB dan dalam satu hari ada dua mata pelajaran diajarkan guru ke siswa di ruang kelas. Saat pembelajaran semua wajib dan sudah menerapkan protokol kesehatan. Tadi sudah saya cek semua,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut Etik melihat situasi uji coba PTM berjalan aman dan lancar. Siswa datang ke sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan dan diantar langsung oleh orang tua. Siswa dilarang menggunakan sarana transportasi umum untuk menghindari kontak dengan orang lain sehingga meminimalisir terjadinya penularan virus Corona dari luar. Sistem tersebut diterapkan sesuai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Pemkab Sukoharjo menggelar uji coba PTM di lima sekolah selama 11 hari kedepan mulai 5-16 April. Sekolah tersebut yakni, SMPN 1 Sukoharjo, SMAN 1 Sukoharjo, SMKN 1 Sukoharjo, MAN 1 Sukoharjo dan MTSN 2 Sukoharjo. Evaluasi akan dilaksanakan Pemkab Sukoharjo terhadap pelaksanaan uji coba PTM tersebut.

“Jika berjalan lancar maka uji coba PTM di sekolah akan disiapkan di setiap kecamatan. Artinya ada penambahan jumlah sekolah untuk uji coba PTM di masing masing kecamatan. Kami lihat dulu uji coba selama 11 hari ini di lima sekolah dan dilakukan evaluasi,” lanjutnya. (Mam)

Read previous post:
Desa Wisata Pentingsari Siap Sambut Wisatawan

CANGKRINGAN (MERAPI) - Desa Wisata Pentingsari, Kalurahan Umbulharjo, Cangkringan, Sleman mulai mempersiapkan diri untuk menerima wisatawan saat libur Idul Fitri

Close