Pemkab dan DPRD Sukoharjo Berharap Uji Coba PTM Berhasil

SUKOHARJO (MERAPI) – Pemkab dan DPRD Sukoharjo meminta pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan khususnya sekolah yang ditunjuk sebagai lokasi uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) agar tidak menyepelekan pentingnya memakai masker serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebab PTM tersebut menjadi kunci dan sangat ditunggu keberhasilannya oleh pihak sekolah lain agar bisa ikut menerapkan PTM. Kegagalan uji coba justru akan menjadi kabar buruk guru dan siswa se Kabupaten Sukoharjo yang sudah lama berharap bisa masuk sekolah lagi.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Sabtu (3/4) mengatakan, Pemkab Sukoharjo meminta agar protokol kesehatan secara ketat diterapkan serta tidak menyepelekan pentingnya menggunakan masker saat uji coba PTM diterapkan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan kepala sekolah bertanggungjawab penuh atas kepatuhan protokol kesehatan dan kelancaran uji coba PTM di sekolah. Sebab dalam uji coba tersebut dilaksanakan tidak banyak melibatkan sekolah. Hanya ada empat sekolah yang ditunjuk dan satu diantaranya menjadi kewenangan Pemkab Sukoharjo. Sedangkan tiga sekolah lagi sepenuhnya ditangani pemerintah provinsi Jawa Tengah.

Empat sekolah yang ditunjuk di Sukoharjo sebagai tahap awal memulai uji coba PTM ditengah pandemi virus Corona yakni SMPN 1 Sukoharjo, SMAN 1 Sukoharjo, SMKN 1 Sukoharjo dan MAN 1 Sukoharjo. Persiapan sudah dilakukan keempat sekolah tersebut.

“Empat sekolah ini dan khususnya satu sekolah yakni SMPN 1 Sukoharjo akan menjadi cerminan keberhasilan uji coba PTM. Jangan sepelekan pentingnya memakai masker dan tetap patuhi protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari kepala dinas, kepala sekolah dan guru harus jadi contoh baik bagi siswa. Begitupula siswa wajib memakai masker saat PTM. Sebab keberhasilan uji coba PTM ditunggu sekolah lain yang juga ingin segera melaksanakan PTM,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo meminta pada pihak terkait baik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan Kabupaten termasuk Satuan Polisi Pamong Praja Sukoharjo ikut membantu melakukan pengawasan uji coba PTM di empat sekolah. Hal itu untuk memastikan protokol kesehatan tetap diterapkan baik guru dan siswa saat uji coba PTM.

“Saya ingatkan sekali lagi tetap patuhi protokol kesehatan dan memakai masker. Pemkab Sukoharjo sudah berusaha keras menurunkan kasus dan harapannya terus turun dan status segera zona hijau. Sehingga semua bisa normal dan sekolah bisa kembali menggelar PTM,” lanjutnya.

Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi mengatakan, mendukung langkah Pemkab Sukoharjo dalam pelaksanaan uji coba PTM di empat sekolah. Khususnya di SMPN 1 Sukoharjo uji coba PTM harus berhasil karena menjadi kewenangan Pemkab Sukoharjo.

“SMPN 1 Sukoharjo sedang disorot sekolah lain di Kabupaten Sukoharjo. Kami harap uji coba PTM berhasil agar sekolah lain juga bisa segera melaksanakan PTM,” ujarnya.

Wawan menegaskan, keberhasilan uji coba PTM tidak hanya dilihat saat pembelajaran saja. Namun ada indikator yang harus dipenuhi sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Hal itu seperti tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan salah satunya memakai masker, selain itu indikator lain yakni dilihat setelah uji coba PTM dilaksanakan apakah ada penyebaran kasus virus Corona atau tidak.

“Seperti disampaikan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Pemkab Sukoharjo sudah berusaha keras melakukan penanganan kasus virus Corona. Jadi saat uji coba PTM semua baik guru dan siswa wajib memakai masker,” lanjutnya.

Wawan menambakan, seperti halnya Pemkab Sukoharjo yang menurunkan sejumlah organisasi perangkat daerah untuk mengawasi uji coba PTM, DPRD Sukoharjo juga akan melakukan langkah serupa melalui Komisi IV DPRD Sukoharjo yang membidangi pendidikan untuk ikut melakukan pengawasan. Hal ini penting karena uji coba PTM dilaksanakan masih ditengah pandemi virus Corona.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo melakukan persiapan pelaksanaan uji coba PTM 5 April mendatang sesuai kewenangannya di sekolah tingkat SMP. Persiapan tersebut dilakukan di SMPN 1 Sukoharjo setelah sebelumnya resmi ditunjuk melaksanakan uji coba PTM. Sedangkan sekolah lain tingkat SMA, SMK dan MA menjadi kewenangan penuh provinsi Jawa Tengah. Meski demikian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo ikut terlibat membantu persiapan.

Khusus di SMPN 1 Sukoharjo telah dilakukan pengecekan langsung dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo. Hasilnya diketahui SMPN 1 Sukoharjo siap sepenuhnya melaksanakan uji coba PTM. Kesiapan dilihat dari sarana dan prasarana sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah. Hal itu seperti kelengkapan tempat mencuci tangan memakai sabun, penyediaan masker, hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, pengaturan meja dan kursi sesuai aturan jaga jarak di ruang kelas.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo memastikan protokol kesehatan secara ketat akan diterapkan di SMPN 1 Sukoharjo saat uji coba PTM nanti. Sebab dari sisi sumber daya manusia khususnya guru juga telah dipersiapkan membantu memberikan pembelajaran langsung ke siswa di ruang kelas sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Guru khususnya di SMPN 1 Sukoharjo sudah menjadi sasaran vaksinasi virus Corona sebagai bagian dari persiapan uji coba PTM. Persiapan di SMPN 1 Sukoharjo sudah siap sepenuhnya,” ujarnya.

Saat uji coba PTM nanti siswa kemungkinan besar belum menjadi sasaran vaksinasi virus Corona. Sebab Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo memprioritaskan vaksinasi virus Corona diberikan pada guru terlebih dahulu.

Darno menjelaskan, secara teknis uji coba PTM nanti akan dilaksanakan hanya tiga jam saja dalam satu hari pembelajaran di ruang kelas. Total ada tiga mata pelajaran akan diajarkan guru ke siswa dalam uji coba PTM tersebut.

Di ruang kelas nanti siswa sudah disediakan tempat sendiri berupa meja dan kursi yang diatur sesuai jaga jarak agar tidak berkerumun. Selama di ruang kelas siswa dan guru wajib memakai masker demi mencegah penyebaran virus Corona.

“Uji coba PTM dilaksanakan di SMPN 1 Sukoharjo dengan diikuti siswa secara bergantian. Satu kelas hanya 16 siswa yang masuk. Sisanya masuk di hari berikutnya,” lanjutnya. (Mam)

Read previous post:
Berbahan Serai Sebagai Anti Virus

 MINUMAN atau wedang herbal beragam jenisnya. Tak jarang dalam satu minuman ada kombinasi sejumlah bahan alami, misalnya serai, jahe dan

Close