Bantaran Sungai Kumuh Diubah Jadi Taman Losari

Plt Camat Sukoharjo Havid Danang PW saat meresmikan Taman Losari. (Foto: Wahyu imam ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Bantaran sungai di wilayah Kampung Pulosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo dengan kondisi kumuh diubah secara swadaya oleh warga dengan membuat taman dan ruang publik. Warga melakukan hal tersebut demi menjaga kebersihan lingkungan serta menghidupkan ekonomi masyarakat setempat. Tempat tersebut sekarang resmi beroperasi dan diberi nama Taman Losari.

Plt Camat Sukoharjo Havid Danang PW, Minggu (7/3) mengatakan, kondisi bantaran sungai di wilayah Kampung Pulosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo sebelumnya sangat kumuh. Hal itu menyebabkan kondisi lingkungan kotor dan rawan terjadinya penyebaran penyakit dan banjir. Bantaran sungai tersebut kemudian dikerjakan oleh warga secara swadaya menjadi lebih bersih dan menarik.

Bentuk swadaya warga ditunjukan dengan membuat taman dan ruang publik di bantaran sungai. Setelah lama dikerjakan akhirnya selesai dan diresmikan penggunaanya.

“Peresmian Taman Losari ini sebagai bukti swadaya masyarakat di Kampung Pulosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Bantaran sungai yang tadinya kumuh dirubah menjadi tempat bersih berupa taman dan ruang publik,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Sukoharjo mengapresiasi swadaya warga merubah bantaran sungai menjadi taman dan ruang publik. Sebab tempat berupa bantaran sungai yang tadinya ditinggalkan karena kondisi kumuh, sekarang didatangi banyak orang karena menarik.

Taman dan ruang publik menggunakan bantaran sungai akan dikelola oleh warga. Pemerintah Kecamatan Sukoharjo mendukung penuh upaya pelestarian lingkungan dimana tadinya kumuh menjadi bersih dan menarik.

Taman Losari, Gayam, Sukoharjo terbagi dalam lima blok dan dikelola lima Kelompok Dasa Wisma (Pokdawis) di lingkungan tersebut. Di Taman Losari pengelola melengkapi fasilitas berupa wahana wisata air, perahu dayung, spot foto, dan aneka kuliner setiap minggu pagi.

Keberadaan Taman Losari, Gayam, Sukoharjo tersebut sudah banyak diketahui masyarakat. Seperti terlihat setiap minggu dimana tingkat kunjungan warga tinggi datang ke Taman Losari. Hal ini sejalan dengan harapan Pemerintah Kecamatan Sukoharjo dimana keberadaan Taman Losari tidak hanya melestarikan lingkungan saja, melainkan juga mengangkat ekonomi masyarakat khususnya warga setempat.

“Ekonomi jadi meningkat seperti pusat kuliner yang didirikan warga banyak didatangi pengunjung atau pembeli,” lanjutnya. (Mam)

Read previous post:
Pumpkin Tingkatkan Imunitas Tubuh

SEBAGIAN jenis labu-labuan cukup mudah ditemukan di pasaran. Artinya juga transaksi jual beli labu-labuan tetap bisa eksis sampai saat ini.

Close