Karanganyar Ekspor Permen Jahe, Berdayakan Petani Lokal

Pemberangkatan armada pengiriman ekspor permen jahe kw USA. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Budidaya jahe di lereng Lawu bakal makin masif seiring kerjasama ekspor permen jahe ke Amerika Serikat yang digarap pengusaha lokal. Dari semula mengandalkan enam hektare ladang jahe, kini merambah ke 20 hektare.

Pola kerjasama yang dijalin PT Indo Tropikal Group dengan petani jahe di Karangpandan sudah berlangsung sejak 2017. Setelah mendapat kepercayaan memproduksi merek REED’S Ginger Chews, perusahaan tersebut mengirim permen jahe ke negeri Paman Sam sebanyak sembilan kontainer pada tahun ini. Pengiriman perdana pada Kamis (4/3) dari gudangnya di Tegalasri Bejen disaksikan Bupati Karanganyar Juliyatmono, jajaran kantor Imigrasi dan pejabat lainnya.

owner PT Indo Tropikal Group, Toni Winata mengatakan mitra di USA menggunakan seluruh bahan lokal di Karanganyar. Terutama jahe merah organik yang ditanam di Karangpandan. Dalam hal ini, perusahaannya membeli panenan tersebut lalu meramu menjadi permen jahe.

“Sejauh ini baru memakai 6 hektare ladang jahe. Kami membayar buruh tanam, menyediakan bibit sampai pupuk. Lalu mengerjakan produksinya. Ada 45 karyawan di pabrik ini,” kata Toni, Kamis (4/3).

Dalam kontraknya dengan mitra, sebanyak sembilan kontainer harus dikirimkannya ke USA selama 2021. Per kontainer berisi 2 juta permen. Perkotak berisi sembilan biji permen kunyah. Pengiriman dari Karanganyar ke USA membutuhkan waktu 1,5 bulan. Kapasitas produksi perhari mencapai 50 ribu permen. Toni menyebut nilai transaksi per kontainer Rp1,5 miliar.

Kerjasama tersebut, lanjutnya, membuka kesempatan lebih baik bagi petani lokal.
“Rencana memperluas lagi lahan yang dikerjasamakan sampai 20 hektare,” katanya.

Meski penjualan masih di area Paman Sam, namun tidak menutup kemungkinan permen itu dijual di Indonesia. Toni mengatakan, masih ada varian produk jahe yang sedang dijajaki kerjasamanya.

Pengiriman produk lokal dengan lisensi mancanegara ini diharapkan memotivasi pengusaha lokal lainnya dalam berinovasi bisnis.
Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi keberanian penguasaha Karanganyar dalam menjalin kemitraan dengan mancanegara. Ia memerintahkan dinas terkait menginventarisasi produk lokal yang potensial diekspor. Mengenai kerjasama PT Indo Tropikal Group dengan mitra di USA terkait jahe olahan, ia menyebutnya brilian. Sebab, kualitas jahe merah di Karanganyar diklaimnya terbaik. Oleh sebab itu, mancanegara melirik komoditas tersebut. Apalagi, khasiatnya sangat dibutuhkan saat ini.

“Pandemi ini banyak yang mencari empon-empon. Pas sekali timing-nya. Jahe diekspor sekarang,” katanya. (Lim)

Read previous post:
Manusia Hanya Bisa Merencanakan

WAKTU terasa cepat berlalu. Semua berjalan seperti yang diharapkan Pak Kasan. Meski sudah diangakt anak, namun Tantro tetap dibolehkan untuk

Close