79 Desa Status Hijau Persebaran Kasus Covid-19 Digelar Penyemprotan Massal

Penyemprotan disinfektan oleh Polres Karanganyar di jalan raya. (Foto:Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI)-Dalam persebaran kasus Covid-19 di Karanganyar, sebanyak 79 desa berstatus hijau, 55 desa status kuning, 40 desa status oranye dan satu desa status merah. Data itu dirangkum Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK) per 28 Februari 2021.

Sekretaris DKK Purwati mengatakan status merah disandang Desa Karangbangun Matesih. Kriterianya terdapat lebih dari 10 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkup RT. Sedangkan status hijau menandakan lingkungan RT tak ada penularan sama sekali yang terkonfirmasi. Selain persebaran di lingkup Rt, juga masih terdapat penularan di perkantoran.

“Klaster kontak erat masih mendominasi. Ada 15 klaster kontak erat. Di PPKM skala mikro kedua ini kasusnya fluktuatif,” katanya, Senin (1/3).

Klaster kontak erat di lingkup keluarga seakan masih terus muncul. Ia menengarai isolasi mandiri oleh orang tanpa gejala (OTG) dan pasien bergejala kurang dilakukan secara tepat. Sebagian terpaksa keluar rumah untuk berkegiatan, terutama mencari nafkah. Idealnya, mereka isolasi mandiri 14 hari sebelum akhirnya hasil swab PCR negatif. Selama di rumah, pemerintah sedianya mencukupi kebutuhan pokoknya.

“Yang isolasi mandiri mengeluh bantuannya sudah habis sebelum isolasi mandiri berakhir. Akhirnya terpaksa keluar rumah nyari rezeki. Ini berisiko menularkan. Kami berharap Dinsos mencukupi kebutuhan pokoknya secara penuh,” katanya.

Selain disuplai pemerintah, ia mengandalkan satgas jogo tonggo dan posko di desa untuk membantu peran tersebut.

Sementara itu Ratusan personel Polres Karanganyar bersama Satpol PP dan relawan gelar penyemprotan disinfektan menggunakan water canon dan mobil pemadam kebakaran. Penyemprotan dilakukan secara berkeliling di seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar.
Operasi semprot mobile disinfektan itu dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan PPKM skala mikro guna mencegah meluasnya virus Covid-19.

Kapolres karanganyar AKBP M. Syafi Maula mengatakan, guna mengontrol kegiatan PPKM ini pihaknya bersama sejumlah instansi serta relawan di Karanganyar bersinergi kerjasama untuk melakukan mengawasi pelaksanaan PPKM mikro yang notabene menggunakan basis peran desa, RT/RW.
”Kami sudah gelar apel bersama untuk menyamakan visi misi dan teknis di lapangan terkait pelaksanaan PPKM mikro,” tandasnya.

Kapolres menjelaskan, perlunya mendongkrak kesadaran masyarakat tentang pola hidup mencegah penyebaran covid melalui protokol kesehatan. Dengan begitu masyarakat agar disiplin dan mengerti bahaya Covid-19 serta pencegahannya.
“Jadi target kita adalah mendorong membentuk karakter perilaku masyarakat agar sadar dengan sendirinya untuk mencegah covid. Jangan sampai masyarakat hanya takut karena sanksi tetapi kesadaranlah yang tumbuh,” ungkapnya. (Lim)

Read previous post:
Menkes Apresiasi Penanganan Pasien Covid-19 di Bantul

BAMBANGLIPURO (MERAPI) - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Ir Budi Gunadi Sadikin CHFC CLU mengapresiasi penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul.

Close