1.143 Peserta Tes SKB CASN Pemkab Sukoharjo

SUKOHARJO (MERAPI) – Sebanyak 1.143 peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemkab Sukoharjo akan mengikuti tes di 14 lokasi berbeda diberbagai daerah. Jadwal pelaksanaan juga berbeda menyesuaikan kesiapan panitia setempat. Tempat tes berbeda diberbagai daerah diberikan pemerintah sebagai kelonggaran pada peserta menyesuaikan kondisi pandemi virus corona. Nantinya tes tetap akan digelar dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Panitia Seleksi CASN Pemkab Sukoharjo Ahmad Fajar Romdhoni, Kamis (20/8), mengatakan, total ada 1.143 peserta dipastikan akan mengikuti SKB CASN Pemkab Sukoharjo setelah mereka dinyatakan lolos seleksi tes sebelumnya. Panitia seleksi sempat terhenti melaksanakan tahapan karena pandemi virus corona sesuai petunjuk pemerintah pusat.

Perkembangan sekarang pemerintah pusat memberikan petunjuk lanjutkan untuk kembali melaksanakan tahapan seleksi CASN berupa SKB. Tes nantinya tetap dilaksanakan dengan sistem CAT.

Pada tahapan ini pemerintah pusat memberi kelonggaran pada peserta SKB CASN untuk memiliki lokasi tes sesuai dengan daerah terdekat pilihannnya. Hal itu untuk mempermudah tes mengingat kondisi masih pandemi virus corona.

Panitia seleksi CASN Pemkab Sukoharjo mencatat ada 14 lokasi tes SKB yang dipilih 1.143 peserta. Para peserta dipastikan mengikuti tes sesuai lokasi pilihan masing masing setelah melakukan daftar ulang.

Peserta tes SKB CASN Pemkab Sukoharjo salah satu lokasi yang dipakai yakni di gedung LPPKS Karanganyar di Dukuh Dadapan RT 06/07, Desa Jatikuwung, Gondangrejo, Kabupaten Karanyar. Tempat tersebut sudah digunakan untuk menggelar tahapan seleksi sebelumnya. Pemkab Sukoharjo sengaja menunjuk tempat tersebut untuk tes CASN karena memenuhi syarat salah satunya ketersediaan peralatan berupa komputer dan server internet.

“Tes SKB CASN yang ikut Pemkab Sukoharjo akan digelar di gedung LPPKS Kabupaten Karanganyar mulai 20 September. Sedangkan tes dilokasi lain menyesuaikan dengan jadwal masing-masing,” ujarnya.

Catatan panitia seleksi CASN Pemkab Sukoharjo diketahui, untuk peserta tes SKB di gedung LPPKS Kabupaten Karanganyar sebanyak 1.045 peserta. Lokasi lainnya, UPT BKN Tarakan dua peserta, UPT BKN Palangkaraya satu peserta, UPT BKN Pontianak satu peserta, UPT BKN Batam dua peserta, Kanreg VII BKN Pekanbaru satu peserta, Kanreg VII BKN Palembang satu peserta. UPT BKN Lampung satu peserta, UPT BKN Serang tiga peserta, Kanreg I BKN Yogyakarta 54 peserta, Kanreg XIII BKN Aceh satu peserta, BKN Pusat 18 peserta, Kanreg II BKN Surabaya tujuh peserta, serta Kanreg III BKN Bandung enam peserta.

“Para peserta seleksi CASN Pemkab Sukoharjo sudah terkonfirmasi ikut tes SKB di 14 lokasi tersebut. Tinggal menunggu pelaksanaan saja,” lanjutnya.

Pelaksanaan SKB CASN nantinya dibagi dalam tiga sesi tes kecuali hari Jumat yang hanya dua sesi. Setiap sesi pelaksanaan tes tetap menerapkan protokol kesehatan penanganan virus corona secara ketat.

“Hasil SKB CASN tidak ditempel di lokasi ujian tapi diumumkan melalui IG @seleksicpns_skh dan melalui website www.bkpp.sukoharjokab.go.id,” lanjutnya.

Ahmad Fajar Romdhoni, mengatakan, berdasarkan surat edaran dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 17/SE/VII-2020 Tanggal 2 Juli 2020 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi Dengan Metode Computer Assisted Tes (CAT) dengan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19. Pemkab Sukoharjo kemudian menindaklanjuti dengan mengeluarkan pengumuman Nomor 810/2378/2020 tentang Prosedur Pelaksanaan Seleksi SKB Pengadaan CASN Pemkab Sukoharjo tahun 2019.

Ada tiga point dalam pengumuman yang dikeluarkan Pemkab Sukoharjo tersebut. Pertama, berkaitan dengan pelaksanaan SKB harus sesuai dengan protokol kesehatan covid-19. Dalam pengumuman tersebut dijelaskan bahwa peserta dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah mulai 14 hari sebelum pelaksanaan seleksi SKB, peserta tidak diperkenankan mampir ke tempat lain selain ke tempat seleksi, peserta wajib mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu dan faceshield.

Pengetatan protokol kesehatan akan dilakukan petugas seleksi terhadap peserta dengan pengecekan suhu badan sebanyak dua kali. Panitia menetapkan batas toleransi suhu badan peserta 37,3 derajat celcius. Apabila saat pemeriksaan pertama melebihi batas, maka petugas akan melakukan pengecekan kembali lima menit kemudian.

Hasil dari pengecekan kedua apabila suhu badan masih tinggi diatas ketetapan toleransi maka peserta akan ditempatkan di ruang khusus. Ruangan tersebut terpisah dengan peserta lain untuk memfasilitasi peserta dengan suhu badan tinggi. Selain itu juga bentuk pencegahan penyebaran virus corona.

Point kedua dalam pengumuman yang dikeluarkan Pemkab Sukoharjo berkaitan dengan persiapan pelaksanaan tes SKB. Seluruh peserta wajib memilih lokasi tes yang terdekat dengan domisili masing masing maksimal tiga kali pilih lokasi mulai 1-7 Agustus, mencetak kartu peserta SKB mulai 8 Agustus dan jadwal pelaksanaan SKB diperkirakan September- Oktober mendatang.

“Terakhir point ketiga diumumkan pada peserta bahwa Pemkab Sukoharjo tidak bertanggungjawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum yang mengatasnamakan panitia seleksi CASN. Untuk itu dihimbau kepada peserta agar tidak mempercayai apabila ada orang menjanjikan dapat membantu kelulusan seleksi dengan menyediakan sejumlah uang,” lanjutnya. (Mam)

Read previous post:
Sleman Luncurkan Sembada Belajar

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan meluncurkan program pembelajaran siswa melalui kanal You Tube. Program bernama Sembada

Close