Janda Tiga Anak Nyuri HP Anak Kos

MERAPI-SAMENTO SIHONO
Petugas Reskrim Polsek Ngemplak saat memeriksa kendaraan milik pelaku.

NGEMPLAK (MERAPI) – Berdalih butuh uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, janda dengan tiga orang anak berinisial PW (31) asal Temanggung Jawa Tengah, nekat melakukan pencurian di wilayah Ngemplak Sleman.

Hanya saja, belum sempat menjual barang curiannya, PW berhasil diamankan aparat Polsek Ngemplak, akhir pekan lalu. Petugas juga menyita barang bukti dua handphone dan laptop hasil pencurian, serta sepeda motor milik pelaku.

“Pelaku saat ini kita lakuka penahan di Polres Sleman. Tahanan khusus perempuan,” ujar Kapolsek Ngemplak Kompol Wiwik Haritulasmi SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Sutriyono SH, kepada wartawan, Rabu (24/2).

Menurut Kompol Wiwik, peristiwa itu berawal Jumat (12/2) pukul 02.30 WIB, korban Rafli (21) pulang ke kos di wilayah Ngemplak. Setelah memastikan pintu terkunci, korban langsung tertidur sedangkan barang miliknya ditaruh di samping tempat tidur.
Saat pagi harinya terbangun, korban terkejut karena handphone dan laptop sudah tidak ada. Korban berusaha melakukan pencarian namun tidak ketemu. Ia terkejut setelah melihat pintu kamar dalam keadaan terbuka.
“Usai kejadian, korban kemudian melapor ke Polsek Ngemplak,” tandasnya.

Mendapat laporan itu, petugas kemudian mendatangi lokasi dengan dipimpin Iptu Sutriyono untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi serta korban. Saat dicek melalui CCTV, ternyata aksi pelaku ini terekam.
Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut unit reskrim Polsek Ngemplak berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Petugas kemudian melacak keberadaan pelaku, dan terdeteksi berada di daerah Semarang Jawa Tengah.

“Setelah kita ketahui keberadaan pelaku ini di Semarang, kita langsung lakukan penangkapan. Saat itu pelaku bersembunyi di sebuah penginapan,” kata Kompol Wiwik.

Selanjutnya barang bukti dan pelaku kemudian dibawa ke Polsek Ngemplak guna pemeriksaan lebih lanjut. Kepada petugas, pelaku mengaku datang dari Temanggung dengan mengendarai sepeda motor niatnya untuk mencari mangsa.
Saat berada di daerah Ngemplak, pelaku melihat rumah dalam keadaan sepi. Pelaku lalu masuk ke rumah kos lewat pintu depan. Saat di dalam, pelaku tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dengan mengambil barang berharga.

“Pelaku kemudian pergi ke Semarang menggunakan sepeda motor sambil membawa hasil curian. Hasil curian belum sempat dijual masih dalam penguasaan pelaku,” kata Iptu Sutriyono.
Menurutnya, pelaku ini nekat mencuri karena untuk mencukupi kebutuhan hidup ketiga anaknya. “Pengakuanya untuk mencukupi hidup sehari-hari. Tapi kita masih dalami, apakah ada TKP lain, pengakuanya baru sekali,” jelasnya.

Atas perbuatanya pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara. (Shn)

Read previous post:
Perut Kenyang dengan Mi Ayam Porsi Klenger dan Brutal

HOBI makan mi ayam tapi tak cukup jika hanya satu porsi? Coba datang ke Warung Mi Ayam Nobita 88. Warung

Close