TK ABA Jetis IV Godean Bangun Gedung Baru

MERAPI-ISTIMEWA
Prosesi peletakan batu pertama pembangunan TK ABA Jetis IV Sidoagung.

GODEAN (MERAPI) – TK ABA Jetis IV Sidoagung Godean Sleman yang berdiri sejak 2003 silam, jumlah siswanya semakin bertambah. Karena itu ada keinginan kuat untuk membangun gedung baru. Pembangunan gedung baru ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Harso Wasono SIP MA selaku wakil dari Kapanewon Godean, pekan lalu.

Selain itu Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean, Robingun dan Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Godean, Erma Luthfiani juga ikut meletakkan batu pertama. Rangkaian kegiatan acara peletakan batu pertama dilaksanakan dengan sangat sederhana mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum usai. Sejumlah tamu undangan, misalnya perwalilan dari Kapanewon Godean, Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman, UPT Yandik Godean, Kapolsek dan Danramil Godean.

Menurut Ketua Pembangunan Gedung TK ABA Jetis IV Godean, Darojat Noor Akhmad, pembangunan gedung TK ABA ini terdiri atas bangunan satu lantai di atas tanah wakaf seluas 560 meter persegi. Biaya diperkirakan sebesar Rp 1,3 M, adapun modal yang tersedia sekarang ini sekitar Rp 43 juta rupiah. “Biaya pembangunan gedung baru ini sepenuhnya masih menggali dana dari masyarakat berupa dana infak dan sedekah . Semangat dari orangtua, wali siswa dan masyarakat dalam upaya mewujudkan gedung baru ini sangat tinggi dibuktikan dengan infak dan sedekah yang diserahkan ke panitia,” jelas Darojat dalam siaran persnya.

Sementara itu Harso Wasono mengungkapkan, ikut merasa bangga dan mensupport langkah yang sudah dilakukan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Sidoagung selaku penanggungjawab TK ABA Jetis IV dan pihak sekolah dengan upaya pembangunan gedung baru tersebut. “Semoga pembangunan bisa berjalan lancar. Dengan gedung baru nantinya jugaakan menumbuhkan semangat baru dalam mengantarkan anak didik dalam mencapai cita –cita menjadi anak yang cerdas, terampil , mandiri dan berakhlaqul karimah bias terwujud,” harapnya. (Yan)

Read previous post:
Melonjak Tajam, 18 Pasien Corona Meninggal dalam Sehari

Close