Hobi Memancing Pupuk Guyub Rukun

HOBI memancing ikan tetap eksis sampai sekarang. Sebagian pemilik hobi ini bahkan sudah bergabung dalam suatu kelompok atau komunitas, lalu bisa rutin mancing bersama antara lain di sungai, pantai maupun kolam.

Waktu untuk mancing bersama bahkan tak hanya akhir pekan, namun bisa juga pada awal pekan. Seperti halnya Komunitas <I>Mancing Selasa<P> asal Yogya biasa rutin mancing setiap Selasa. Mayoritas dengan cara memborong ikan di suatu kolam, lalu dipancing bersama pada hari Selasa, dari pagi sampai sore. Kegiatan seperti ini diyakini mereka dapat memupuk <I>guyub rukun<P> atau silaturahmi antar anggota.

Menurut salah satu pengurus Komunitas Mancing Selasa, Andre YN, pihaknya memilih memancing tiap Selasa, antara lain banyak anggotanya punya waktu luang pada hari tersebut. Ketika akhir pekan malah banyak yang mempunyai acara atau kegiatan rutin. Sebagian anggota ada yang menjadi <I>abdi dalem<P> Kraton Yogyakarta. Ada pula yang menerjuni wirausaha dan karyawan swasta.

“Saat ini jumlah anggota kami ada sekitar 30 orang. Tak jarang dalam satu hari terbagi menjadi dua atau tiga kelompok memancing di kolam berbeda,” jelas Andre kepada <I>Merapi<P>, baru-baru ini.

Paling sering dipancing, lanjutnya, jenis ikan nila dan bawal antara lain biasa ditemukan di kompleks kolam ikan Mina Warta Sleman. Ketika dalam satu kolam ada campuran ikan lain seperti patin, graskap dan gurami bisa juga, asal harga tak dibanderol mahal. Biasanya ketika ada info suatu kolam ditawarkan untuk dipancing borongan, pihaknya akan mengirim perwakilan anggota untuk mensurvei dahulu. Selanjutnya dimusyawarahkan dan jika cocok termasuk sudah ada kesepakatan harga dengan pemilik kolam, maka akan segera dipancing.

“Ketika dipancing hari Selasa ternyata masih banyak ikan yang belum terpancing akan kami ulangi lagi hari berikutnya dengan harga borongan sesuai kesepakatan dengan pemilik kolam. Biasanya sepuluh persennya saja dari harga borongan pada hari pertama,” urainya.

Sementara itu menurut mancing mania asal Tegalrejo Yogya, Sukarjo, di tempat tinggalnya ada dua komunitas mancing mania, yaitu Wiratama Fishing dan Guyub Rukun. Wiratama Fishing mayoritas anggota sudah dewasa, namun boleh juga jika ada anak muda ingin bergabung memancing. Model mancing yang banyak dijalani, yaitu model borongan di kolam-kolam. Sedangkan yang banyak beranggotakan remaja/anak muda dinamai Komunitas Guyup Rukun, paling sering memancing di sungai-sungai.

“Dengan adanya Wiratama Fishing maupun Guyub Rukun di tempat tinggal kami, maka akan bisa menjadi ajang untuk menyalurkan hobi seputar memancing dan bisa menjadi sarana saling bertemu antar anggota dan pengurus,” tambahnya. (Yan)

Read previous post:
SMKN 2 Yogya Teken Kerja Sama Industri

Close