PMI Sleman Siapkan Anjungan Mandiri Donor Darah

MERAPI-AWAN TURSENO
Sunartono (kanan) didampingi Sugeng Budi Setya Purnomo menunjukkan kartu anggota PMI Sleman yang dapat digunakan di Anjungan Mandiri Donor Darah.

SLEMAN (MERAPI) – Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sleman akan membuat terobosan baru bagi pendonor aktif yang telah menjadi anggotanya. Yaitu dengan menyediakan fasilitas Anjungan Mandiri Donor Darah.
Ketua PMI Sleman, Sunartono menjelaskan, anjungan mandiri tersebut digunakan oleh anggotanya yang aktif melakukan donor darah. Mereka apabila ingin donor darah tidak harus meminta blanko di petugas seperti yang dilakukan sebelumnya.

“PMI Sleman selalu mengikuti perkembangan jaman atau modernisasi. Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 yang jatuh pada 17 September, PMI Sleman akan memfasilitasi anjungan mandiri,” katanya kepada wartawan di markas PMI Sleman, Selasa (15/9).

Menurut Sunartono, melalui alat tersebut pendonor aktif hanya memasukkan barcode yang tertera di kartu anggota. Kemudian mereka akan menerima kertas dan mengisi data sebagai syarat untuk mendonorkan darahnya.
Tetapi, apabila pendonor reaktif karena mengidap penyakit seperti sifilis, HIV-AIDS, atau hepatitis B maupun C maka secara otomatis alat tersebut akan menolak dan tidak mencetak blanko. “PMI dalam menyediakan stok darah harus dijamin aman dan berkualitas. Alat ini juga dapat mendeteksi riwayat pendonor aktif. Yaitu melalui data yang dimiliki PMI Sleman,” ungkapnya.

Tercatat, hingga saat ini PMI Sleman telah mengeluarkan 1.125 kartu anggota. Dengan memanfaatkan anjungan ini dapat mengurangi kontak langsung antara pendonor dengan petugas PMI serta efisien waktu. Tahap awal, anjungan mandiri akan ditempatkan di markas PMI Sleman dan mulai digunakan pada 19 September bersamaan aksi donor darah massal sebagai rangkaian HUT PMI ke 75.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia HUT PMI ke-75, Sugeng Budi Setya Purnomo menambahkan, dalam rangka merayakan ulang tahun PMI, pihaknya telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya penataan ruang dan kerja bakti kebersihan markas, bakti sosial dengan mengunjungi mantan pengurus PMI yang sedang sakit, penyemprotan massal dan aksi donor darah di beberapa lokasi.
Sedangkan pada 17 September akan dilaksanakan apel siaga sekaligus tasyakuran diikuti pembagian masker sebanyak 3.000 lembar bagi masyarakat umum, jajaran polsek, panwas dan koramil. (Awn)

Read previous post:
Pedagang Tertular Corona, Pasar Beringharjo Timur Libur Sehari

Close