Bea Cukai Jateng DIY Sita 968 Ribu Rokok Ilegal

Truk beserta muatannya, rokok ilegal disita sebagai barang bukti.(Merapi-Sukaryono)

SEMARANG (MERAPI) – Kanwil Bea Cukai Jateng DIY mengamankan sebuah truk bermuatan ratusan ribu batang rokok ilegal dari Jember (Jatim) yang dikirim ke Sumatera. Truk Isuzu NKR 71 E2-2 bermuatan rokok berbagai merek, salah satunya New Style Jaran Goyang senilai Rp 987,3 Juta diamankan ketika lewat jalan Lingkar Selatan Salatiga, Pulutan, Salatiga.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto kepada wartawan, Jumat(26/2) menjelaskan peredaran rokok ilegal dibongkar oleh tim gabungan Bea Cukai Jateng DIY dan Bea Cukai Semarang. Berawal informasi dari intelijen terdapat pengiriman rokok diduga ilegal yang akan melewati wilayah Semarang.

Kemudian tim gabungan yang terbagi dalam dua kelompok melakukan patroli sepanjang ruas jalan tol Salatiga-Semarang dan jalur utama Kabupaten Semarang. Pada tanggal 23 Februari 2021, pukul 16.45 berlokasi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga tim berhasil menemukan target dan segera melakukan pengecekan. Setelah diyakini truk mengangkut rokok ilegal, terus dibawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan diketahui truk dikemudikan RO mengangkut 59 koli rokok tanpa dilekati pita cukai. Total rokok ilegal 968 ribu batang jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek senilai Rp 987,3 juta. Kerugian negara mencapai Rp 648,8 juta.
Adapun beberapa rokok itu merek Nio filter, Joyo Mild, New Style Jaran Goyang, New L4, Super Bintang, Luffman, New ABS Spesial, Bunga Cakra dan Sumber Baru SBR.

Sopir berinisial RO mengelak mengetahui muatan yang ia bawa. Ia mengaku mengetahui muatan yang diangkutnya ternyata berisi rokok ilegal setelah dicegat.
Ia mencoba meyakinkan petugas mendapat ongkos pembayaran memuat barang dari Jember (Jatim) ke seberang Sumatera tujuan Jambi, Pekanbaru, dan Medan dibayar Rp 10 juta.

“Saya membawa barang itu karena butuh muatan yang harus dibawa ke arah Sumatera. Saya juga tidak tahu sebenarnya isi muatan itu apa, karena pihak ekspedisi hanya menyebutkan ‘paket’, itupun saya baru dibayar Rp 2 Juta dari kesepakatannya Rp 10 Juta”,jelasnya

Lebih lanjut dikatakan Kepala Bea Cukai Jateng DIY pengungkapan peredaran rokok ilegal antar provinsi itu melengkapi pengungkapan kasus serupa sebelumnya. Disebutkan sepanjang 2021 hingga Februari, Bea Cukai Kanwil Jateng DIY telah melakukan 49 penindakan. Total rokok ilegal yang dimankan mencapai 9,77 juta batang, dengan nilai mencapai Rp 9,87 miliar dan potensi kerugian negara yang berhasil dimankan sejumlah Rp6,41 miliar.

Pelaku peredaran rokok ilegal dijerat pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Ancaman hukuman minimal satu tahun penjara dan maksimal lima tahun dan/atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. (Sky)

Read previous post:
Pesan Ganjar Saat Lantik 17 Kepala Daerah

SEMARANG (MERAPI) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan pesan Proklamator Ir. Soekarno mengenai kekuasaan hanyalah milik rakyat, saat melantik

Close