• Selasa, 30 November 2021

Kulon Progo Akhirnya Tangguhkan Penggunaan Vaksin Moderna Bagi Ibu Hamil Guna Hindari KIPI

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 07:55 WIB
 Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati.  (ANTARA/Sutarmi)
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (ANTARA/Sutarmi)

 

KULON PROGO, harianmerapi.com - Guna menghindari Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, DIY akhirnya menangguhkan penggunaan vaksin Moderna dalam pelaksanaan vaksinasi untuk ibu hamil.


Keputusan tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Sabtu (28/8/2021). Ia mengatakan tidak jadi menggunakan vaksin jenis Moderna karena vaksinasi dosis ketiga bagi tenaga kesehatan keluhan efek sampingnya cukup mengganggu, meskipun itu secara teori dimungkinkan dan masuk dalam Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) tidak serius.

​​​​"Oleh karena itu, kami memutuskan menggunakan vaksin Sinovac," kata Baning.

Baca Juga: Setelah Pidato Pimpinan Bank Federal Saham-saham AS Langsung Melejit

 

Baning mengatakan vaksinasi untuk ibu hamil secara umum diizinkan menggunakan vaksin Sinovac maupun Moderna, namun dengan melihat dampak KIPI vaksin tahap ketiga tenaga kesehatan, pihaknya tidak mau mengambil risiko.

"Kami memutuskan vaksinasi ibu hamil dengan Sinovac, tapi kami masih berhitung ketersediaan vaksin dan mengatur jadwal untuk pelaksanaannya," katanya.

ia mengatakan sasaran vaksinasi ibu hamil di Kulon Progo, yakni usia kandungan dari 13-33 minggu sebanyak 1.821 sasaran. Rencananya, vaksinasi akan jadwalkan di masing-masing Puskesmas sesuai dengan domisili ibu hamil berada.

Baca Juga: KPPPA Ingatkan Pentingnya Ciptakan Lingkungan Ramah Anak di Masa Pandemi Covid-19

"Jadi kami tidak merencanakan vaksinasi massal bagi ibu hamil, tapi pelaksanaanya di Puskesmas supaya pemantuannya lebih bisa berjalan dengan baik. Kami berharap tidak ada KIPI dalam penggunaan vaksin Sinovac," harapnya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan dalam sehari angka vaksinasi COVID-19 di wilayah Kulon Progo saat ini mencapai angka 4.000 dosis. Angka tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya yakni capaian vaksinasi COVID-19 yang hanya mencapai 2.500 dosis per hari.

"Kalau bisa dipercepat ya sebenarnya kami menargetkan sebanyak 6.000 dosis per hari. Tapi kenyataannya rata-rata per hari mencapai 4.000 dosis vaksinasi COVID-19 yang dilakukan oleh fasyankes, desa, maupun kecamatan," katanya.*

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Agung Kurniawan Jabat Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo

Senin, 22 November 2021 | 18:21 WIB
X