• Selasa, 25 Januari 2022

Viral Seorang Pria Tembak Anjing, Kemudian Menyeret dan Membuangnya

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 16:23 WIB
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo, saat memberikan keterangan dalam jumpa pers di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (27/8/2021) (ANTARA/HO-Humas Polresta Malang Kota))
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo, saat memberikan keterangan dalam jumpa pers di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (27/8/2021) (ANTARA/HO-Humas Polresta Malang Kota))

MALANG, harianmerapi.com - Sebuah video berdurasi 1 menit 11 detik yang menampilkan seekor anjing ditembak seseorang menggunakan senapan angin. Saaat ini viral. Bahkan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, Jawa Timur, sudah melakukan penyelidikan terkait beredarnya

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo di Kota Malang, Jumat (27/8/2021), mengatakan hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan laporan terkait kejadian tersebut, namun sudah melakukan penyelidikan.

"Tim kami sudah melakukan penyelidikan. Saat ini, kami masih belum menerima laporan, namun kami bergerak cepat," kata Tinton.

Tinton menjelaskan informasi terkait kejadian tersebut sudah banyak diterima oleh petugas di Polresta Malang Kota. Oleh karena itu, pihaknya saat ini berupaya untuk mengungkap kasus penembakan binatang tersebut.

Baca Juga: AHHA PS Pati Akan Kursuskan Pelatih Lisensi D Gratis

Ia menambahkan kasus penembakan seekor anjing tersebut bisa ditindak apabila ditemukan unsur penyalahgunaan senapan angin, karena berdasarkan ketentuan, senapan angin hanya boleh dipergunakan untuk kepentingan olahraga menembak sasaran, atau target.

Menurut dia, kepemilikan senapan angin memang diperbolehkan, selama tidak disalahgunakan. Jika senapan tersebut dipergunakan untuk menembak binatang, atau bahkan manusia, hal tersebut jelas menyalahi aturan.

"Itu dipergunakan untuk olahraga, ketangkasan, tidak apa-apa. Kalau dipakai menembak orang, itu salah. Termasuk binatang, jika terbukti akan kita kenakan pasal 302 KUHP," katanya.

Video yang menampilkan penganiayaan terhadap hewan tersebut viral usai diunggah oleh pemilik akun Instagram bercentang biru @christian_joshuapale, pendiri Yayasan Sarana Metta Indonesia. Kejadian itu ditengarai terjadi di kawasan Bukit Dieng Malang, Jawa Timur.

Baca Juga: KemenkopUKM, Baznas dan Pemprov DIY Kolaborasi Beri Bantuan Modal Usaha Mikro Sebesar Rp10 Miliar

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Jember

Senin, 17 Januari 2022 | 08:30 WIB

Gempa Bumi Banten, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 16 Januari 2022 | 17:45 WIB
X