• Selasa, 24 Mei 2022

Luhut Minta Sistem Ketatanegaraan Diperbaiki Guna Antisipasi Kemungkinan Gelombag Covid-19 Lain

- Senin, 23 Agustus 2021 | 13:49 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat menghadiri HUT ke-43 BPPT secara virtual, Senin. (ANTARA/ Tangkapan Layar Aplikasi Youtub)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat menghadiri HUT ke-43 BPPT secara virtual, Senin. (ANTARA/ Tangkapan Layar Aplikasi Youtub)

JAKARTA, harianmerapi.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan perlunya memperbaiki sistem ketatanegaraan yang ada guna mengantisipasi kemungkinan Indonesia menghadapi gelombang Covid-19 lainnya di masa yang akan datang.

"Kalau kita lihat, varian Covid-19 terus bermutasi. Kita bisa saja menghadapi multiple wave di masa depan. Oleh karena itu, sistem kita harus diperbaiki. Saya mengatakan bahwa sistem bernegara kita, tata kelola bernegara kita musti perlu ada revisi secara nasional," kata Luhut saat menghadiri HUT ke-43 Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) secara virtual, Senin (23/8/2021).

Luhut menyampaikan, hal tersebut karena pada keadaan darurat, ternyata sistem yang ada selama ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Indonesia Kembali Kedatangan 5 Juta Dosis Vaksin Jadi Sinovac, Total 200 Juta Dosis

"Jadi, saya mengalami sekarang bagaimana misalnya garis komando dari pemerintah pusat ke gubernur ke kabupaten/kota perlu ada perbaikan di sana sini," ujar Luhut.

Luhut menambahkan, ekonomi menunjukkan pemulihan yang kuat hingga pada pertengahan tahun 2021 dengan adanya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang kemudian sedikit dilonggarkan.

Namun, ia memperingatkan agar masyarakat tetap harus berhati-hati dengan mulai banyaknya pertemuan tatap muka, terlebih masih ada yang belum divaksin dan tidak menggunakan masker, karena hal itu, lanjut Luhut, justru kembali memicu penyebaran Covid-19.

Untuk itu, penggunaan aplikasi SiLacak dan PeduliLindungi menjadi sangat penting. Dengan kedua aplikasi itu, Indonesia menghadapi era hidup baru.

Baca Juga: Polres Indramayu Tangkap Pemuda Karena Komentar Sinis dan Menjurus Hoaks di Medsos

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Pemerintah Akan Secepatnya Hapus PPKM

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:40 WIB

Selamat Jalan Prof. Fahmi Idris

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:50 WIB

KPK Ajak Masyarakat Bantu Cari Harun Masiku

Jumat, 20 Mei 2022 | 23:00 WIB

Diberhentikan IDI, Terawan Bergabung ke PDSI

Jumat, 20 Mei 2022 | 18:30 WIB
X