Polisi Pastikan Pelecehan Seksual di Tepi Jalan yang Viral Terjadi di Turi

- Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:41 WIB
 Lokasi terjadinya pelecehan seksual di Sleman. (FOTO: Tangkapan layar Instagram @jogja_ig)
Lokasi terjadinya pelecehan seksual di Sleman. (FOTO: Tangkapan layar Instagram @jogja_ig)

SLEMAN, harianmerapi.com- Polisi memastikan aksi pelecehan seksual di Sleman yang viral di media sosial terjadi di Kecamatan Turi. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian ini.

Kapolsek Turi AKP Aditya Permana SIK MH, saat dikonfirmasi Selasa (17/8/2021) membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, pelaku tersebut beraksi Minggu (15/8/2021) sekira pukul 15.30 WIB.
"Peristiwa pelecehan seksual sendiri terjadi di Jalan Turi - Tempel, tepatnya di Simpang Empat Bangunkerto, Turi, Sleman," ujarnya.

Seperti diketahui, aksi pelecehan seksual dilaporkan terjadi di sebuah jalan di wilayah Sleman dan viral di media sosial. Dalam aksi itu, pelaku yang diidentifikasi adalah pria tua nekat memaksa korban tidur di jalan kemudian diraba dan dicium.

Baca Juga: Viral Pelecehan Seks di Sleman: Korban Dipaksa Tidur di Tepi Jalan Sambil Dicabuli

Video terduga pelaku diaplod di akun Instagram @jogja_ig pada Selasa (17/8/2021). Dalam postingan itu, saksi menceritakan jika aksi pelecehan seksual terjadi di tepi jalan di wilayah Sleman tanpa merinci nama jalan atau daerah.

"Kejadian ini terjadi di Sleman. Pelaku bapak-bakap celana putih sedangkan korbannya saya tutupin ya , korbannya masih muda menurutku masih seumuran sama saya sekitar 19-21 tahun," ujar saksi.

Menurut saksi dia melihat kejadian itu saat berhenti di lampu merah. Tiba-tba, pelaku mendekati korban yang saat itu bersama sejumlah temannya. "Waktu saya berhenti di lampu merah/bangjo saya lihat bapak-bapaknya ngejar mbak2-mbaknya (korban,). Ubeng-ubengan di situ," ujar saksi.

Baca Juga: Netizen Geram Pelecehan Seks di Sleman: Pelaku Harus Dipenjara Atau Dikirim ke RSJ

Dia juga menceritakan saat kejadian kondisi jalan tengah ramai orang, termasuk teman-teman korban. "Korban gak sendiri ada beberapa temannya. Saya kira itu bapaknya awalnya yang baru nyari anaknya nyuruh pulang atau gimana," ujar saksi.


Namun tiba-tiba, pelaku memaksa korban tidur di jaan sambil diciumi. "Pas lampu sudah hijau saya setengah jalan, bapak-bapaknya (pelaku) langsung narik mbaknya. Mbaknya langsung digletake (ditidurkan di pinggir jalan ) dipaksa sambil maaf , mulutnya diciumi bapaknya dengan paksa , mbaknya terus njerit nangis," ujar saksi.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Terkini

Coffee Morning Bersama Komunitas Bandara YIA

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:03 WIB
X