• Rabu, 8 Desember 2021

Harga PCR Segera Turun, Polisi Diminta Awasi Penerapan di Lapangan

- Senin, 16 Agustus 2021 | 20:55 WIB
Ilustrasi uji usap PCR (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A )
Ilustrasi uji usap PCR (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A )

JAKARTA,harianmerapi.com.- Harga baru tes PCR yang sudah resmi diturunkan bakal segera diterapkan. Polisi diminta ikut memantau pelaksanaan penerapan harga baru itu. Para pelanggar instruksi presiden itu bisa saja disanksi.

Hal ini seperti dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni. Dia meminta Kepolisian Indonesia ikut mengawasi implementasi kebijakan penurunan harga tuji usap memakai metode Polymer Chain Reaction atau PCR agar dipatuhi dan dilaksanakan di semua tingkatan.

"Instruksi Presiden ini sangat bagus dan sudah dinanti. Saya harap instruksi ini langsung diikuti semua lab yang ada, dan aparat kepolisian ikut membantu mengawasi eksekusi kebijakan ini," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/8/2021).

Baca Juga: Tarif PCR Akan Mulai Turun Selasa Besok. Harganya Maksimal Rp525 Ribu

Hal itu dia katakan terkait pernyatan Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan agar Kementerian Kesehatan menekan harga uji usap PCR menjadi kisaran Rp450.000 hingga Rp550.000, dari harga saat ini di angka Rp800.000-Rp1 juta.

Pengujian menjadi bagian dari tiga langkah kunci penanganan dan pencegahan kasus-kasus Korona. Kedua langkah yang lain adalah penelusuran dan pengobatan berupa isolasi atau tindakan medis lain.

India yang pernah menjadi episentrum varian Delta, menetapkan biaya uji usap PCR sangat murah, yaitu di kisaran Rp96.000 sehingga spektrum ujinya bisa sangat luas karena biayanya sangat terjangkau.

Baca Juga: Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan

Sahroni meminta polisi untuk mengingatkan atau bahkan memberikan sanksi apabila ada pihak-pihak yang tidak patuh atas kebijakan pemerintah itu.

Ia juga menyampaikan dukungannya atas kebijakan itu karena akan membuat warga semakin proaktif untuk melakukan tes, sehingga akan membantu pemerintah dalam melakukan tes, penelusuran, dan pengobatan alias 3T.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X