• Selasa, 19 Oktober 2021

Mendukung Modernisasi, Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Alat Mesin Pertanian

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 17:36 WIB
Bupati Gunungkidul Sunaryanta menyerahkan bantuan alat mesin pertaniaan kepada kelompok tani.  (Humas Pemkab Gunungkidul)
Bupati Gunungkidul Sunaryanta menyerahkan bantuan alat mesin pertaniaan kepada kelompok tani. (Humas Pemkab Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Kelompok tani di Gunungkidul menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan), dalam rangka mendukung modernisasi sektor pertanian dan petani maju mandiri.

Disebutkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Bambang Wisnu Broto, Sabtu (14/8/2021), di era saat ini, penggunaan alat-alat pertanian modern di butuhkan lantaran banyak petani sudah tua. Selain itu juga mendukung penumbuhan minat petani milenial bergerak di sektor pertanian.

"Pada APBD 2021, kami menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa 140 unit traktor jenis impala, 70 unit cultivator, 8 traktor serta 10 pompa air dari Kementerian Pertanian," kata Bambang Wisnu.

Baca Juga: Tambah Struktur Kabag Log, Polres Sukoharjo Mutasi Tiga Perwira

Ditambahkan, bantuan alsintan ini bisa dimanfaatkaan kelompok tani untuk usaha jasa pelayanan pertanian, sehingga diperoleh percepatan pengolahan lahan untuk mengurangi kehilangan hasil pertanian, serta meningkatkan pendapatan kelompok tani.

"Adapun satu alat mesin pertanian ini mampu menggarap antara 20 hingga 30 hektare lahan," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Sugeng Purwanto mengatakaan bahwa penggunaan alat mesin pertanian berdampak pada banyak hal, di antaranya sebagai bentuk efisiensi tenaga kerja, mengantisipasi kehilangan hasil dan percepatan olah tanah dan lainya.

"Sebesar 60 persen lahan pangan DIY ada di Gunung Kidul. Tahun-tahun sebelumnya yang menyelamatkan data pangan ada yakni singkong di Gunung Kidul," katanya.

Baca Juga: Luluran untuk Kulit Wajah Sehat, Ini Manfaatnya

Ia berharap dengan adanya bantuan alat mesin pertanian dapat meningkatkan pengolahan pertanian. Hal ini juga bisa menjadi pintu masuk modernisasi pertanian dasar pertimbangan Gunungkidul sebagai lumbung pangan di DIY, sehingga terwujud efeisiensi Dalam segala hal.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X