• Selasa, 19 Oktober 2021

Pemkab Gunungkidul Izinkan Kegiatan di Tempat Ibadah

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:58 WIB
Bupati Gunungkidul Sunaryanta. (FOTO ANTARA/Sutarmi)
Bupati Gunungkidul Sunaryanta. (FOTO ANTARA/Sutarmi)

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Kegiatan di tempat ibadah di wilayah Kabupaten Gunungkidul mulai diizinkan, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta di Wonosari, Kamis (12/8/2021), mengatakan dirinya telah menerbitkan intruksi bupati terbaru tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 periode 10-16 Agustus 2021

"Sesuai dengn instruksi bupati (Inbup) tersebut, salah satu poinnya bahwa rumah ibadah kembali diperkenankan melakukan kegiatan keagamaan. Tempat ibadah seperti masjid, musala, gereja, pura, vihara, klenteng, dan sebagainya dapat mengadakan kegiatan keagamaan berjamaah," katanya.

Baca Juga: Pelaku Wisata dan Industri Jasa Keuangan DIY Divaksin

Namun demikian, jumlah umat yang diperkenankan masih dibatasi, antara lain maksimal 25 persen dari kapasitas atau sebanyak-banyaknya 20 orang.

Adapun untuk teknis pelaksanaannya mengacu pada edaran dari Menteri Agama. Begitu juga dengan pengawasan ketika kegiatan sedang berlangsung.

"Kami juga memberikan kelonggaran terhadap aktivitas makan/minum di restoran, rumah makan, hingga kafe. Namun hanya diperkenankan di area terbuka serta beroperasi maksimal hingga 20.00 WIB. Kapasitas maksimal 25 persen, satu meja makan maksimal dua orang, dan waktu makan maksimal 20 menit," katanya.

Baca Juga: Bupati Temanggung Kukuhkan 52 Pelajar Anggota Paskibraka

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan setiap desa membentuk posko Jaga Warga hingga tingkat pedukuhan. Kebijakan ini mengikuti instruksi yang diberikan oleh Gubernur DIY.

"Posko difungsikan untuk memantau dan membatasi mobilitas masyarakat demi menekan penularan Covid-19," kata Sunaryanta.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X