51 penderita HIV di Sangihe Sulawesi Utara menjalani pengobatan rutin, begini kondisinya

- Minggu, 4 Desember 2022 | 11:00 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Sangihe Handry Pasandaran.  (ANTARA/Jerusalem Mendalora)
Kepala Dinas Kesehatan Sangihe Handry Pasandaran. (ANTARA/Jerusalem Mendalora)


HARIAN MERAPI - Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara terus melakukan pencegahan Human Immunodeficiency Virus atau HIV .


Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Handry Pasandaran, sebanyak 51 penderita HIV di daerah itu menjalani pengobatan secara rutin dengan mengonsumsi obat gratis.

"Sampai saat ini ada 51 penderita HIV yang rutin menjalani pengobatan di Sangihe," kata Handry Pasansaran di Tahuna, Sabtu (3/12).

Baca Juga: Argentina tantang Belanda di perempatfinal setelah kalahkan Australia 2-1, ini peluangnya

"Berdasarkan catatan petugas, sebanyak 51 penderita HIV secara rutin mengambil obat yang kami siapkan di Kantor Dinas Kesehatan," kata dia.

Ia menjelaskan HIV merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4 yang ada di dalam tubuh.

Menurut dia, penderita HIV pada umumnya mengalami flu ringan pada 2-6 minggu pertama setelah terinfeksi HIV. Namun pada kebanyakan kasus, seseorang baru mengetahui terinfeksi HIV setelah memeriksakan diri ke dokter akibat terkena penyakit parah yang disebabkan oleh melemahnya daya tahan tubuh.

 Baca Juga: HUT Satpam ke-42, Polres Sukoharjo gelar senam bersama dan donor darah

"Pemeriksaan untuk mendeteksi dini apakah terinfeksi virus HIV atau tidak, dan 51 orang yang ada di Sangihe dengan kesadaran sendiri melalukan pemeriksaan sehingga mendapat penanganan obat secara rutin," katanya.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X