Badan amal dan investor Singapura rangkul petani Sleman bangun ekosistem peternakan domba

- Selasa, 22 November 2022 | 11:20 WIB
FGD perternakan domba di Sleman. (Dok panitia FGD)
FGD perternakan domba di Sleman. (Dok panitia FGD)

HARIAN MERAPI - Penguatan peternakan domba ini sangat dibutuhkan. Alasannya di masa depan kebutuhan domba untuk korban maupun aqiqah setiap tahunnya terus meningkat sehingga perlu adanya penyediaan domba.

Hal itu disampaikan Fitriani Mamonto pendiri PT Amanah Adlry Utama Culture Singapura, dalam FGD di Sleman, Senin ( 21/11/2022).

FGD diikuti perwakilan Bumkal, kelompok peternak domba di Sleman dan badan amal 'Pandu Amal'.

Baca Juga: Pengunjung Diorama Arsip Jogja berbayar, bikin vlog Rp250 ribu, tuai banyak komentar

Hadir dalam FGD itu Fitriani Mamonto pendiri PT Amanah Adlry Utama Culture, Irmawati dari Pandu Amal, Asraf Baqar Baqar CEO Aliyah Rizky Holding Pie Lie Singapura dan Rachim dari Singapura dan Direktur Biri-biri Aliyahd ari Medan Yusi Ismayasari.

Fitriani mengatakan, pihaknya telah melakukan penelitian di Sleman dan ternyata banyak peternak domba.

Oleh karena itulah pihaknya berupaya merangkul dan bekerjasama untuk penguatan peternakan domba di Sleman.

"Kami dari Singapura sendiri setiap tahun membutuhkan puluhan ribu domba untuk hewan qurban. Sehingga kami melihat potensi peternakan di Sleman ini bisa dikembangkan lagi bersama kami," jelasnya.

Baca Juga: Tercatat 115 gempa susulan pada gempa Cianjur, netizen berdoa semoga tidak ada gempa susulan lagi

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CMFest 3.0 dukung tumbuhnya wirausaha muda

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:20 WIB
X