KIPP dorong Bawaslu Kabupaten buat inovasi IKP sesuai kebutuhan, ini alasannya

- Minggu, 13 November 2022 | 14:55 WIB
Suasana acara Konsolidasi Pengawasan Tahapan Pemilu Bawaslu Kabupaten Magelang dan Pengawas Adhoc. (Arif Zaini Arrosyid)
Suasana acara Konsolidasi Pengawasan Tahapan Pemilu Bawaslu Kabupaten Magelang dan Pengawas Adhoc. (Arif Zaini Arrosyid)

HARIAN MERAPI - Bawaslu Kabupaten didorong Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) untuk melakukan inovasi pembuatan Indek Kerawanan Pemilu (IKP) sesuai kebutuhan dengan berbasis dusun, lingkungan bahkan tempat pemungutan suara (TPS) dengan numerator Panwaslu Kecamatan.

Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Suminta mengatakan dalam pemilu, IKP sangat diperlukan, semakin rigid cakupan IKP maka semakin baik.

Maka itu KIPP mendorong Bawaslu kabupaten membuat IKP berbasis dusun, lingkungan, desa, bahkan bagus jika bisa per TPS.

Baca Juga: Rumah roboh di Karanganyar, usai didera hujan deras selama berjam-jam

"Numerator dalam IKP bisa Panwaslu desa/kelurahan atau panwaslu kecamatan, IKP ini berbasis kebutuhan sebab antara kabupaten bisa jadi beda kebutuhan," kata Kaka Suminta, Minggu (13/11/2022).

Kaka Suminta mengatakan diundang sebagai pembicara pada Konsolidasi Pengawasan Tahapan Pemilu Bawaslu Kabupaten Magelang dan Pengawas Adhoc, Sabtu (12/11/2022).

Pembicara lain adalah mantan Tenaga Ahli Komisioner Bawaslu RI TA 2017-2022, Masykurudin Hafidz dan Kabid penertiban Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magelang MH Masrukhan.

Kaka Suminta mengatakan IKP bagi Bawaslu sangat penting sebab untuk mendeteksi kerawanan pemilu.

Kerawanan yang terdeteksi sejak awal dan detail maka akan bisa diambil langkah-langkah penanganan.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembentukan Panwaslu Desa mulai disosialisasikan

Rabu, 21 Desember 2022 | 08:00 WIB

330 calon PPK Kabupaten Magelang jalani tes wawancara

Selasa, 13 Desember 2022 | 06:00 WIB
X