• Rabu, 30 November 2022

Airlangga-Puan segera bertemu, Adi Prayitno : Upaya kerja sama dalam Pilpres 2024

- Kamis, 29 September 2022 | 16:59 WIB
Arsip foto - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani dalam keterangan pers , Rabu (11/5/2022).  (ANTARA/HO-DPRI RI-Eno-Man)
Arsip foto - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani dalam keterangan pers , Rabu (11/5/2022). (ANTARA/HO-DPRI RI-Eno-Man)

HARIAN MERAPI - Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam waktu dekat akan segera bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sebelumnya, pertemuan kedua elite itu dijadwalkan pada bulan lalu, namun tertunda.

Saat itu, Ketum Golkar Airlangga berhalangan bertemu Puan karena mendampingi Presiden Joko Widodo di Lampung. Setelah itu, pertemuan rencana pertemuan kembali dirancang kedua belah pihak.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai pertemuan tersebut adalah sebagai upaya penjajakan yang dibangun PDIP terhadap Golkar. Upaya itu membuka kemungkinan untuk kedua partai besar itu bekerja sama dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Petugas kebersihan dibikin merinding saat mengambil sampah di rumah kosong yang ternyata dihuni makhluk halus

"Semuanya dalam proses penjajakan tentu saja. Sebelum janur kuning melengkung, sebelum ada yang bisa dipastikan siapa yang maju dan daftar ke KPU ya semuanya serba mungkin," terang Adi, dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (29/9/2022).

Menurut Adi, kunjungan tersebut adalah bagian dari komunikasi politik yang dilakukan Puan untuk memastikan tiket dan dukungan guna berlaga pada kontestasi 2024.

"Ini kan sebenarnya komunikasi politik yang dibangun oleh Puan untuk memastikan bisa maju dan bisa didukung oleh partai-partai politik yang lain. Kan inti dari komunikasi politik kan begitu. Pasti membawa kepentingan partai dan dirinya untuk bisa maju," tegasnya.

Jika komunikasi tersebut produktif dan mencapai kesepakatan politik, tidak menutup kemungkinan koalisi antara PDIP dan Golkar akan terbentuk.

Baca Juga: Sejarah perjalanan PKI di Indonesia: sudah lahir sejak zaman Belanda, makin eksis usai Indonesia merdeka

"Kalau PDIP, misalnya, dengan Golkar maju ya pasangannya dari PDIP dan Golkar kalau itu cocok ya koalisi terbentuk," terusnya.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ridwan Kamil dinilai bisa melengkapi Partai Golkar

Senin, 28 November 2022 | 18:08 WIB
X