• Minggu, 27 November 2022

Tunggu Pemerintah Pusat, Pemkab Sukoharjo berharap pemugaran cagar budaya

- Selasa, 27 September 2022 | 13:55 WIB
Kondisi tembok Keraton Kartasura rusak setelah dirobohkan menggunakan alat berat beberapa waktu lalu.  (Wahyu Imam Ibadi)
Kondisi tembok Keraton Kartasura rusak setelah dirobohkan menggunakan alat berat beberapa waktu lalu. (Wahyu Imam Ibadi)

 


HARIAN MERAPI - Pemkab Sukoharjo masih menunggu kepastian proses pemugaran cagar budaya di wilayah Kecamatan Kartasura yang rusak akibat dirusak secara sengaja maupun faktor usia.

Hal itu penting mengingat banyak bangunan bersejarah sekarang kondisinya mengalami kerusakan parah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Darno, Selasa (27/9/2022) mengatakan, koordinasi dan komunikasi semakin diintensifkan Pemkab Sukoharjo dengan pihak terkait seperti Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat melalui lembaga atau kementerian terkait.

Baca Juga: Prof Zubairi Djoerban: hidup untuk dinikmati, bukan dibatasi, tapi jangan konsumsi makanan berlebihan

Hal ini berkaitan dengan upaya melestarikan serta pemugaran cagar budaya karena banyak ditemukan kerusakan.

Salah satu pemugaran yang mendesak segera dilakukan yakni di tembok Keraton Kartasura dan Ndalem Singopuran. Kedua bangunan bersejarah di wilayah Kelurahan Kartasura dan Desa Singopuran di Kecamatan Kartasura tersebut mengalami kerusakan karena faktor kesengajaan orang yakni pemilik lahan merobohkan tembok menggunakan alat berat.

Kondisi kedua bangunan bersejarah tersebut masih dibiarkan rusak begitu saja. Proses pemugaran sulit dilakukan karena tingkat kerusakan parah. Disisi lain, pemugaran juga memerlukan izin dan keterlibatan pihak terkait dalam hal ini untuk tetap menjaga kelestarian cagar budaya.

Baca Juga: Trini Karya semangat belajar digital marketing untuk optimalkan pemasaran produk

"Pada dasarnya proses pemugaran bangunan bersejarah atau cagar budaya di semua wilayah Kabupaten Sukoharjo kami masih menunggu pemerintah dan terus kami koordinasikan dengan pusat. Seperti misalnya di tembok Keraton Kartasura dan Ndalem Singopuran yang rusak karena dirobohkan menggunakan alat berat," ujarnya.

Halaman:

Editor: Hudono

Artikel Terkait

Terkini

Ini sikap Pj Walikota Salatiga terhadap SKPD yang bandel

Selasa, 22 November 2022 | 18:15 WIB

Mahkamah Agung putuskan KSP Intidana batal pailit

Minggu, 20 November 2022 | 18:30 WIB
X