• Sabtu, 1 Oktober 2022

Terkuaknya pemberontakan G30S PKI picu kemarahan rakyat, jenazah para jenderal ditemukan di Sumur Lubang Buaya

- Jumat, 23 September 2022 | 14:20 WIB
Diorama Museum Soeharto di Kemusuk menceritakan pengangkatan jenazah korban G30S PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur.  (Koko Triarko)
Diorama Museum Soeharto di Kemusuk menceritakan pengangkatan jenazah korban G30S PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur. (Koko Triarko)

HARIAN MERAPI - Pemberontakan G30S PKI pada 30 September baru terkuak benar pada tanggal 3 Oktober 1965.

Terkuaknya pemberontakan G30S PKI baru terlihat jelas tiga hari setelah terjadinya tragedi tersebut, yaitu pada tanggal 3 Oktober 1965.

Pada tanggal 3 Oktober 1965 itu keberadaan para jenderal TNI AD yang diculik oleh PKI dalam peristiwa G30S PKI diketahui.

Baca Juga: Kandang ternak di Purwosari Gunungkidul terbakar, empat kambing hangus, ini dugaan penyebabnya

Keberadaan para jenderal TNI AD yang diculik PKI diketahui dari seorang polisi bernama Sukitman.

Sukitman merupakan seorang anggota polisi yang secara kebetulan ikut diculik saat terjadinya G30S PKI.

Namun Sukitman yang tidak ikut dibunuh berhasil lolos dari penculikan, dan melaporkan hal itu ke Pangkostrad Mayjen Soeharto.

Evakuasi jenazah para jenderal langsung dilakukan pada hari itu. Namun karena sudah malam, Mayjen Soeharto memerintahkan untuk menunda hingga keesokan harinya.

Baca Juga: Kabar gembira, Garuda Indonesia akan tambah penerbangan ke Kuala Lumpur

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

APTI Temanggung gelar sarasehan, ini yang dibahas

Jumat, 30 September 2022 | 10:00 WIB
X