Kredibilitas Polri hancur sejak kasus Ferdy Sambo, pensiunan jenderal ini bingung pelakunya orang-orang cerdas

- Sabtu, 10 September 2022 | 12:18 WIB
Brigjen Pol (Purn) Sri Suari, mantan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.  (Tangkapan Layar Kanal YouTube Poppy Amalya)
Brigjen Pol (Purn) Sri Suari, mantan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. (Tangkapan Layar Kanal YouTube Poppy Amalya)

harianmerapi.com- Tidak ditahannya Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir J, membuat netizen khawatir akan turunnya kredibilitas Polri.
Kekhawatiran netizen muncul karena Polri dinilai memberikan keistimewaan pada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Perlakuan istimewa terhadap istri Ferdy Sambo bernama Putri Candrawathi itu memang sangat jelas terlihat dan tersirat.

Mulai dari Putri Candrawathi yang tidak mengenakan rompi orange, tangan tidak diborgol dan tidak dilakukan penahanan.

Namun, Brigjen Pol (Purn) Sri Suari mengatakan kredibilitas Polri itu memang sudah hancur begitu kasus Ferdy Sambo ini ada.

Baca Juga: Irma Hutabarat terus nyinyir terhadap penanganan kasus Ferdy Sambo, siapa dia dan mengapa?

“Apa yang menghancurkan kredibilitas polisi adalah ketika ternyata kasus itu rekayasa,” kata Sri Suari dalam keterangannya di kanal YouTube Poppy Amalya, dikutip Sabtu (10/9/2022).

Sri Suari juga mengaku sangat terkejut seseorang yang sudah lama di unit reserse dan mengetahui sistem pembuktian kasus berani mengarang cerita.

“Jujur otak saya nggak sampai, karena ketika tersangka atau korban dibawa ke dokter forensik, semua pasti akan terjawab,” katanya.

Sri Suari mengatakan, bahwa mekanisme kerja pembuktian itu tidak akan bisa dikhianati.
Dia juga mengaku tidak mengerti, bagaimana bisa kasus rekayasa itu dilakukan secara berjemaah.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X