• Minggu, 27 November 2022

Dampak rencana kenaikan harga BBM, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Gunungkidul naik

- Jumat, 2 September 2022 | 14:55 WIB
Logo Kabupaten Gunungkidul (Pemkab Gunungkidul)
Logo Kabupaten Gunungkidul (Pemkab Gunungkidul)

HARIAN MERAPI - Isu adanya rencana pemerintah akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Gunungkidul.

Terdapat sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras premium rata-rata Rp10.000 per kilogram, telur ayam kini masih tergolong tinggi meskipun dipatok Rp25 ribu dari harga sebelumnya yang mencapai Rp30 ribu per kilogram.

Untuk tepung terigu juga naik dari Rp6 ribu per kilogram menjadi Rp10 ribu per kilogram. Untuk tepung tapioka (kanji) dari harga Rp9 ribu per kilogram naik menjadi Rp12 ribu per kilogram.

Baca Juga: Harga telur ayam di Sukoharjo berangsur turun usai stok di pedagang ditambah

"Untuk kebutuhan sembako lainnya masih stabil belum ada kenaikan," kata Ny Suharni salah satu pedagang sembako di Pasar Argosari Wonosari, Jumat (2/9/2022).

Sementara pantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan pasar induk di Gunungkidul beberapa komoditas lain yang sudah mulai naik adalah cabai kini seharga Rp48 ribu per kilogram, mie kering jadi Rp7.500, bihun Rp10 ribu dan untuk minyak goreng masih dipatok dan bertahan pada Rp16 ribu per kilogram.

Dalam beberapa hari sejumlah harga sembako mulai memang terpantai mengalami terjadi kenaikan. Bahkan informasi yang diperoleh pedagang maupun pengecer yang berasal dari agen dan distributor, harga masih akan berpotensi melonjak.

Baca Juga: Pelatih PSS Sleman tunggu lampu hijau untuk Purwaka Yudhi jelang lawan Dewa United di BRI Liga 1

Selama ini untuk harga yang masih stabil yaitu seperti gula pasir dan sayuran. “Namun tidak menutup kemungkinan bahwa harga di kemudian hari juga akan ikut naik,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X