• Rabu, 7 Desember 2022

Pemerintah dikritik soal penyelesaian kasus HAM masa lalu, Mahfud MD: kritik itu indah seperti lagu keroncong

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:30 WIB
Tangkapan layar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat memberikan keterangan kepada media melalui kanal YouTube Kemenko Polhukam, dipantau dari Jakarta, Minggu (27/2/2022).  (ANTARA/Tri Meilani Ameliya)
Tangkapan layar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat memberikan keterangan kepada media melalui kanal YouTube Kemenko Polhukam, dipantau dari Jakarta, Minggu (27/2/2022). (ANTARA/Tri Meilani Ameliya)

HARIAN MERAPI- Menkopolhukam Moh Mahfud mempersilakan masyarakat melakukan kritik terhadap pemerintah terkait terbitnya Keppres tentang penyelesaian kasus HAM masa lalu secara nonyudisial.

Moh Mahfud MD menyampaikan hal itu lewat akun twitter pribadinya yang dikutip harianmerapi.com Jumat (19/8/2022).

Menkopolhukam Moh Mahfud MD menyampaikan, ada kritik karena dibuat Keppres penyelesaian nonyudisial pelanggaran HAM masa lalu.

Baca Juga: Diduga lecehkan mahasiswi, oknum dosen di Kendari jadi tersangka

“Ayo kritik, itu bagus. Kita harus terima kritik sebagai lagu yang indah, seindah lagu keronong campursari,” tulisnya.

“Ya, ketika pemerintah belum membuat dikritik juga, dibilang kok diam saja. Ingat, yang yudisial terus jalan,” terangnya.

Baca Juga: Arahan Kapolri: Raih kembali kepercayaan publik

 “Menurut peraturan perundang-undangan, penyelesaian kasus HAM masa lalu ditempuh melalui dua jalur,” tulis Moh Mahfud MD .

“Dua jalur tersebut yaitu secara paralel yakni yudisial dan nonyudisial. Yang yudisial bolak balik dari Komnas HAM, kejaksaan, terus ke DPR,” katanya.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

800 orang calon PPK Kabupaten Temanggung mengikuti CAT

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:25 WIB
X