• Kamis, 29 September 2022

Menghadapi krisis ekonomi dunia, ini saran Megawati untuk Indonesia

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:40 WIB
Tangkap layar Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri memberikan testimon terkait Peringatan HUT ke-77 RI yang disaksikan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden Jakarta, Rabu (17/8/2022) ( ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Tangkap layar Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri memberikan testimon terkait Peringatan HUT ke-77 RI yang disaksikan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden Jakarta, Rabu (17/8/2022) ( ANTARA/Mentari Dwi Gayati)



HARIAN MERAPI - Mengatasi krisis ekonomi dunia, presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri punya strategi sendiri.


Strategi itu ia ungkapkan saat memberikan testimoni dari Presiden dan Wakil Presiden RI terkait Peringatan HUT ke-77 RI sebagai rangkaian Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, dalam tayangan video yang disaksikan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu.

Megawati mengatakan bahwa keikutsertaan rakyat sangat penting bagi negara dalam menangani krisis ekonomi dunia.

Baca Juga: Cak Nun ajak masyarakat refleksikan makna kemerdekaan

"Rakyat Indonesia, bangsa Indonesia itu mempunyai sebuah kekuatan yang luar biasa, karena harus kita ingat, Indonesia ikut terdampak dengan krisis global, masalah ekonomi, keuangan, kita juga mengalami suatu dampaknya yang cukup berat," kata


Megawati menjelaskan pada masa kepemimpinannya tahun 2001-2004, mencuat kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebagai dampak dari krisis moneter pada 1998.

Menurut Presiden wanita pertama Indonesia itu, peran serta masyarakat tidak dapat dilepaskan dalam menangani krisis tersebut.

Baca Juga: Erick Thohir minta Garuda Indonesia sediakan tiket murah

 

"Kalau bukan karena ikut sertanya rakyat di dalam ketahanannya ikut berproses menangani krisis tersebut, tidak bisa saya kira pemerintah akan secepat itu menanganinya," kata Megawati.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK tidak akan hentikan kasus Lukas Enembe

Selasa, 27 September 2022 | 17:41 WIB

Kapolri terbitkan surat telegram, 30 perwira dimutasi

Senin, 26 September 2022 | 10:20 WIB
X