• Selasa, 27 September 2022

Buang senjata pusaka di sungai, Sastro tewas terseret arus DAS Bengawan Solo, ini kronologinya

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:29 WIB
Evakuasi korban di DAS Bengawan Solo Sragen.  (Dok SAR Semarang )
Evakuasi korban di DAS Bengawan Solo Sragen. (Dok SAR Semarang )

HARIAN MERAPI - Sastro Utomo Sugiman (53) warga Desa Kebonromo RT 33, Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen tewas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo pada Minggu (14/8/22).

Sastro membuang senjata pusaka dan terpeleset ke sungai dan hanyut terseret arus Bengawan Solo.

Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan di DAS Bengawan Solo pada Selasa (16/8/2022) pukul 09.35 WIB.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto dalam rilisnya menceritakan kronologi kejadian.

Baca Juga: Bahar Smith mengaku menerima vonis enam bulan 15 hari dari PN Bandung, langsung cium bendera Merah Putih

Pada Minggu (14/8/22) sekitar pukul 11.15 WIB korbam mengajak keponakannya bernama Ryan (24) pergi ke jembatan Sapen untuk membuang senjata pusaka ke Bengawan Solo.

Keduanya mengendarai sepeda motor. Sampai di lokasi tiba-tiba korban turun dari motor lalu masuk ke kolong jembatan dan jatuh ke sungai

"Diduga survivor (korban) terpeleset saat membuang pusaka. Keponakannya berusaha meraih kerah baju korban. Namun tubuh korban lebih besar dan saksi tidak kuat. Akhirnya korban jatuh dan tenggelam," kata Heru, Selasa (16/8/2022).

Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode susur sungai dengan menggunakan perahu karet dari jembatan Sapen menuju ke Utara .

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dishub Sukoharjo temukan angkudes naikkan tarif

Kamis, 22 September 2022 | 17:50 WIB
X