• Rabu, 17 Agustus 2022

Pailitnya BUMN Istaka Karya diduga ada kejahatan korporasi, Aprilia Supaliyanto siap tempuh jalur pidana

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:05 WIB
Ketua Bidang Hukum dan HAM Perpedin, Aprilia Supaliyanto SH (kanan) dan Ketua Perpedin Bambang Susilo siap berjuang untuk kreditur Istaka Karya. (Foto: Dok Perpedin )
Ketua Bidang Hukum dan HAM Perpedin, Aprilia Supaliyanto SH (kanan) dan Ketua Perpedin Bambang Susilo siap berjuang untuk kreditur Istaka Karya. (Foto: Dok Perpedin )

HARIANMERAPI.COM - Ketua Bidang Hukum dan HAM Perkumpulan Pengusaha Disabilitas Indonesia (Perpedin), Aprilia Supaliyanto SH menilai pailitnya BUMN PT Istaka Karya (Persero) diduga ada satu tindak pidana atau kejahatan korporasi.

"Saya ingin mengkaji permasalahan ini karena dalam pikiran saya ada celah dan peluang untuk saya pidanakan," ujar Aprilia kepada wartawan, Jumat (5/8/2022).

Untuk itu dengan dipailitkannya Istaka Karya patut kita duga ada indikasi niatan tidak baik untuk menghindari tanggung jawab dengan memanfaatkan celah UU Kepailitan.

Baca Juga: BUMN Istaka Karya pailit, Bambang Susilo tuntut pemerintah bertanggung jawab

Sebab bila masalah tersebut dibiarkan ia khawatir akan menjadi preseden buruk atau kebiasaan bagi siapapun termasuk perusahaan negara untuk menghindari tanggung jawab dan kewajiban dengan memanfaatkan kemudahan-kemudahan yang diberikan UU Kepailitan.

Ditambahkan, selama ini publik sering terjebak bahwa persoalan yang menjadi kesepakatan kedua belah pihak atau beberapa pihak adalah persoalan hukum perdata.

Padahal pintu masuknya sebuah kejahatan sering terjadi dari perbuatan-perbuaan keperdataan.

Baca Juga: Gandeng OJK, Perpedin berikan edukasi keuangan bagi wirausaha disabilitas untuk perbaiki ekonomi pasca pandemi

"Ini merupakan kejahatan korpoasi atau corporate crime yang harus dibuka dan diungkap," lanjut advokat senior di Jogja itu.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X