• Minggu, 2 Oktober 2022

Anak ditangkap dan jadi tersangka kasus kesusilaan, orangtua praperadilankan Kapolsek Umbulharjo ke PN Jogja

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 07:00 WIB
Sidang praperadilan yang digelar di PN Jogja. (Foto: Yusron Mustaqim )
Sidang praperadilan yang digelar di PN Jogja. (Foto: Yusron Mustaqim )

JOGJA, harianmerapi.com - Pemohon pasangan suami istri warga Palbapang Bantul mengajukan praperadilan terhadap termohon Kapolsek Umbulharjo ke Pengadilan Negeri (PN) Jogja, Senin (1/8/2022).

Praperadilan diajukan untuk menguji sah tidaknya penangkapan, penahanan, penyitaan dan penetapan anak para pemohon sebagai tersangka yang telah disangka melakukan tindak pidana kesopanan atau perkosaan atau perbuatan cabul.

Dalam kesempatan itu, pemohon melalui kuasa hukumnya Chrisna Harimurti SH didampingi R Rolly Wijayakusuma SH, R Andreas Guntur Kurniawan SH dan Beni Krisdianto SH menghadirkan 2 saksi fakta dan seorang ahli Dr JS Murdomo SH MHum dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Janabadra Yogyakarta.

Baca Juga: Permohonan Praperadilan Dikabulkan, Pejabat Kulon Progo Batal Jadi Tersangka Korupsi Pembangunan GOR Cangkring

Ahli menilai dalam penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka minimal dua alat bukti harus terpenuhi.

"Apabila tidak terpenuhi minimal dua alat bukti yang sah berdasarkan putusan KUHAP dan putusan MA berdampak pada cacat hukum," ujar Murdomo dalam keterangan di persidangan.

Dengan adanya kecacatan hukum dalam penangkapan, penangkapan, penyitaan dan penetapan tersangka maka dapat batal demi hukum.

Baca Juga: Seorang Kakek Melakukan Percobaan Pemerkosaan Terhadap Nenek di Temanggung

Untuk itu sebelum mengajukan permohonan praperadilan, kuasa hukum pemohon telah berkirim surat ke Kejaksaaan Negeri (Kejari) Jogja meminta penundaan dilakukan tahap 2 sebelum adanya putusan praperadilan.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X