• Jumat, 30 September 2022

Tragis! Usai otaki pembunuhan terhadap istrinya, Kopda Muslimin justru meninggal akibat keracunan

- Kamis, 28 Juli 2022 | 16:44 WIB
Komandan Polisi Militer Kodam IV/ Diponegoro Kolonel Rinoso Budi memberi keterangan di RS Bhayangkara Semarang, Kamis.  (ANTARA/ I.C.Senjaya)
Komandan Polisi Militer Kodam IV/ Diponegoro Kolonel Rinoso Budi memberi keterangan di RS Bhayangkara Semarang, Kamis. (ANTARA/ I.C.Senjaya)

SEMARANG, harianmerapi.com - Nasib tragis dialami Kopda Muslimin. Orang yang diduga kuat menjadi otak pembunuhan istrinya, Rina Wulandari, meninggal dunia akibat keracunan.

"Dari hasil pemeriksaan dalam tubuh diketahui mati lemas karena penyakit pada otak atau keracunan," kata Komandan Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro Kolonel Rinoso Budi, Kamis (28/7/2022)

Hasil pemeriksan tersebut disampaikan Rinoso usai pelaksanaan autopsi di RS Bhayangkara Semarang, Kamis.

Baca Juga: Kopda Muslimin terduga otak penembakan terhadap istrinya terakhir kali pulang ke rumah saat Lebaran

Meski demikian, kata dia, masih dibutuhkan pemeriksaan lanjutan berupa patologi anatomi dan pemeriksaan laboratorium toksikologi untuk membuktikannya.

Ia menyebutkan pemeriksaan lanjutan membutuhkan waktu sekitar dua hingga empat minggu.

Selanjutnya, kata dia, jenazah Kopda Muslimin sudah bisa dimakamkan.

Namun, Rinoso belum bisa menjelaskan proses pemakaman almarhum Kopda Muslimin.

Baca Juga: Jamasan pusaka di Bulan Suro, tiap keris sajennya berbeda, ini urutannya

Kopda Muslimin diduga menjadi otak penembakan terhadap istrinya sendiri, Rina Wulandari, pada 18 Juli 2022 di depan rumahnya di Jalan Cemara III, Kota Semarang.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X