• Kamis, 8 Desember 2022

Masyarakat diminta waspada gelombang tinggi hingga 6 meter di perairan Indonesia, begini peringatan BMKG

- Minggu, 24 Juli 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi - Gelombang tinggi menghampiri pesisir Pantai Bagedur di Lebak, Banten, Jumat (30/10/2020).  (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Ilustrasi - Gelombang tinggi menghampiri pesisir Pantai Bagedur di Lebak, Banten, Jumat (30/10/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)



HARIAN MERAPI - Gelombang tinggi masih terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia. Untuk itu masyarakat, terutama nelayan untuk lebih berhati-hati.


Peringatan tersebut disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (24/7/2022).


BMKG mengeluarkan imbauan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi hingga setinggi 6 meter di beberapa wilayah perairan terjadi pada 24 - 25 Juli 2022.

Baca Juga: Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 punya daya tular tinggi, kuncinya prokes

Dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu, dijelaskan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 7 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Sumatera, perairan Selatan Lampung, Selat Sunda, perairan selatan Banten dan Jawa Barat, Laut Jawa dan Laut Banda.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan timur P. Simeulue - Kep. Mentawai, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian timur, Laut Sawu, perairan selatan Flores, Selat Ombai, perairan Kupang - P. Rote, Selat Karimata, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, perairan Kotabaru, perairan Balikpapan, perairan Samarinda.

Baca Juga: Omicron Varian Baru BA.2.75 sudah masuk Indonesia, ini kasusnya

Selanjutnya perairan utara P. Madura - Kep. Kangean, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali - Laut Sumbawa, perairan Kep. Selayar, perairan Baubau - Kep. Wakatobi, perairan Manui - Kendari, perairan selatan Kep. Banggai - Kep. Sula, perairan Teluk Tolo, Laut Maluku, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan Bitung - Likupang, perairan Kep. Sitaro, perairan Kep. Talaud - Sangihe, perairan Bacan - P. Obi, Samudra Pasifik Utara Halmahera, Laut Halmahera, Laut Banda, perairan selatan Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kei - Kep. Aru, Laut Arafuru, perairan Jayapura - Sarmi, Samudra Pasifik Utara Jayapura.

Kemudian gelombang di kisaran lebih tinggi 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat - selatan, perairan selatan Banten - P. Sumba, Selat Sumba bagian barat, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur - NTT.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X