• Rabu, 5 Oktober 2022

Dihantam krisis ekonomi, Presiden Sri Lanka akhirnya mengundurkan diri, begini reaksi rakyat

- Jumat, 15 Juli 2022 | 10:45 WIB
Pengunjuk rasa mengibarkan bendera Sri Lanka di atas gedung Kantor Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe di tengah berlanjutnya krisis ekonomi di Kota Kolombo, Sri Lanka, Rabu (13/7/2022).  (ANTARA FOTO/REUTERS/Adnan Abidi)
Pengunjuk rasa mengibarkan bendera Sri Lanka di atas gedung Kantor Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe di tengah berlanjutnya krisis ekonomi di Kota Kolombo, Sri Lanka, Rabu (13/7/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Adnan Abidi)



KOLOMBO, harianmerapi.com - Di tengah krisis berkepanjangan dan didemo rakyatnya, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa pada Kamis (14/7) menyatakan mundur dari jabatannya.


Pernyataan pengunduran diri itu disampaikan melalui surat elektronik, demikian kata juru bicara ketua parlemen.

Surat itu ia kirimkan beberapa jam setelah kabur ke Singapura ketika Sri Lanka digempur protes massal atas krisis ekonomi.

Baca Juga: Inilah cara memakai masker yang benar sesua rekomendasi WHO

Rajapaksa menyampaikan pengunduran diri melalui surat elektronik dan pernyataannya itu akan menjadi resmi pada Jumat, yaitu setelah surat tersebut diperiksa kebenarannya secara hukum, kata juru bicara tersebut.

Pengumuman itu disambut gembira oleh masyarakat di Kolombo.

Di ibu kota Sri Lanka itu, massa pengunjuk rasa berkerumun di luar sekretariat presiden. Mereka membangkang aturan jam malam yang diberlakukan di kota tersebut. Orang-orang yang berkerumun menyalakan kembang api, meneriakkan berbagai slogan, serta berjoget-joget kegirangan di lokasi protes Gota Go Gama.

Baca Juga: Lokasi CCTV ETLE di Kota Semarang, Begini Alur Lengkap Tilang Elektronik kepada Terduga Pelanggar Lalu Lintas

Penyebutan lokasi itu diambil sebagai olok-olok terhadap nama Gotabaya Rajapaksa.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Helikopter hilang kontak di Perak Malaysia

Minggu, 11 September 2022 | 21:00 WIB
X