• Jumat, 12 Agustus 2022

Jogja Jadi Pilihan Warga Papua Menuntut Ilmu, Ini Alasannya

- Rabu, 29 Juni 2022 | 10:50 WIB
Silaturahmi Unit D Subdit IV Ditintelkam Polda DIY, dengan mahasiswa Papua di Yogyakarta. (Foto: Dokumen )
Silaturahmi Unit D Subdit IV Ditintelkam Polda DIY, dengan mahasiswa Papua di Yogyakarta. (Foto: Dokumen )



DEPOK, harianmerapi.com - Predikat Yogyakarta sebagai kota pelajar hingga saat ini masih menjadi pilihan favorit sejumlah mahasiswa asal Papua untuk menempuh pendidikan. Khususnya di tingkat perguruan tinggi.

Hal itu terbukti dengan banyaknya mahasiswa asal Papua, yang jumlahnya mencapai ribuan tinggal dan menetap di Jogja. Mereka tersebar baik di sejumlah asrama mahasiswa maupun kos-kosan di wilayah Jogja dan sekitarnya.

Damianus Maniari, salah seorang mahasiswa senior asal kabupaten Waropen, Papua, mengaku keberadaan asrama mahasiswa menjadi cukup penting bagi para mahasiswa baru. Karena dapat berperan sebagai tempat transit.

Baca Juga: Konflik Memanas, AS Tuduh Lima Perusahaan China Dukung Militer Rusia, Ini Datanya

"Asrama mahasiswa menjadi tinggal pertama untuk beradaptasi. Untuk mengetahui dan mengenal kondisi sosial dan budaya masyarakat di Yogyakarta yang beragam," beber Damianus, saat silaturahmi dengan jajaran Ditintelkam Polda DIY, di Asrama Mahasiswa Papua Mantrijeron, Yogyakarta, Selasa (28/6/2022).

Menurutnya, pada saat tahun ajaran baru, mereka mengarahkan mahasiswa baru asal Papua untuk sementara tinggal di asrama. Mereka bisa belajar beradaptasi sebelum akhirnya tinggal di kos untuk berbaur dengan masyarakat sekitar.

Khusus untuk Kabupaten Waropen sendiri saat ini tercatat ada sebanyak 30 orang mahasiswa yang menempuh studi di Yogyakarta. Sebanyak 8 orang mahasiswa tinggal di asrama sementara lainnya tersebar di sejumlah kos.

Baca Juga: Misteri Kakek Penunggu Pohon Bambu 2: Tak Roboh Meski Sudah Dipotong, Ketika Menimpa Orang Akhirnya Meninggal

Damianus menegaskan, ia dan kawan-kawannya datang ke Yogyakarta dengan tujuan utama untuk belajar dan mencari ilmu. Sehingga ia berharap tidak akan ada gap yang muncul antar kelompok masyarakat di Yogyakarta.

"Kami berkomitmen untuk senantiasa ikut menjaga situasi ketertiban dan keamanan masyarakat di Yogyakarta ini. Karena prinsip kami adalah 'di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung'," katanya.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X