• Sabtu, 10 Desember 2022

Temui Ketua MUI, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf Terkait Kasus Holywings, Ini Pernyataannya

- Senin, 27 Juni 2022 | 10:20 WIB
Sebanyak 30 orang yang mengatasnamakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Bandung mendatangi salah satu outlet Holywings Indonesia di Jalan Karangsari, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/6/2022).  (ANTARA/HO-GP Ansor Kota Bandung)
Sebanyak 30 orang yang mengatasnamakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Bandung mendatangi salah satu outlet Holywings Indonesia di Jalan Karangsari, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/6/2022). (ANTARA/HO-GP Ansor Kota Bandung)

JAKARTA, harianmerapi.com - Kasus yang membelit Holywings terus bergulir. Ini menyusul geger promosi minuman beralkohol gratis untuk mereka yang punya nama Muhammad dan Maria.

Berkaitan kasus tersebut, pengacara Hotman Paris selaku salah satu pemegang saham Holywings menemui Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis.
Dalam pertemuan tersebut Hotman menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam terkait promo minuman keras bagi pengunjung bernama Muhammad.

"Saya atas nama pribadi dan atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholil Nafis dan juga umat Islam. Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak oleh ketentuan hukum yang berlaku," ujar Hotman dalam salah satu unggah video dalam akun Instagramnya Minggu (26/6), sebagaimana dipantau di Jakarta, Senin.

Baca Juga: Terseret Arus Sungai, Anggota Brimob Polda Kepri Gugur Saat Bertugas di Sulteng, Ini Kronologinya

Permohonan maaf itu pun disambut baik oleh Cholil Nafis dengan menerimanya sambil mengatakan setiap orang pasti melakukan kesalahan.

"Makasih Bang, masya Allah! masya Allah! Saya mengucapkan terima kasih dan bangga Abang bisa klarifikasi tabayyun ke rumah ini. Sebagai pribadi, saya memaafkan karena pasti setiap orang melakukan kesalahan dan sebagai orang yang berbuat kesalahan adalah yang memperbaiki, bertaubat dan juga meminta maaf. Tentu, orang Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik," kata dia.

 

Selanjutnya, Ketua MUI yang juga merupakan Rais Suriah PBNU ini mendorong proses hukum dalam kasus tersebut agar tetap berjalan. Dia berharap penegakan hukum dilakukan secara adil sehingga menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi Menduga Akibat Rem Bus Blong, Begini Keadaannya

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X