• Jumat, 12 Agustus 2022

Gandeng Fakultas Bahasa dan Seni UNY, Bakor PKP Wujudkan Desa Wisata Budaya di Kulon Progo

- Minggu, 26 Juni 2022 | 18:50 WIB
Audiensi Bakor PKP dan FBS UNY dengan Pemkab Kulon Progo membahas program Tradisi Minum Rempah Merah. (Foto: Amin Kuntari )
Audiensi Bakor PKP dan FBS UNY dengan Pemkab Kulon Progo membahas program Tradisi Minum Rempah Merah. (Foto: Amin Kuntari )

KULON PROGO, harianmerapi.com - Badan Koordinasi Paguyuban Kulon Progo (Bakor PKP) berupaya mewujudkan desa di Kulon Progo desa wisata, desa budaya dan sentra industri. Dalam realisasinya, Bakor PKP bekerjasama dengan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNY untuk menjalankan sejumlah program selama enam bulan setiap tahunnya.

Sekretaris Umum Bakor PKP yang juga merupakan konseptor dan promotor program, Agus Triantara mengatakan, Bakor PKP bersama FBS UNY akan menjalankan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Dalam program ini, akan dilaksanakan praktek mengajar bahasa dan seni di masyarakat Kulon Progo dengan lokasi percontohan di Kalurahan Sogan.

"FBS UNY menetapkan Kulon Progo sebagai tempat praktik seni bagi mahasiswa S1, S2 dan S3," kata Agus, Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-19, Bakor PKP Pentaskan Dalang Cilik Ki Djanggan Purbo Djati

Ia menguraikan, PKM antara Bakor PKP dengan FBS UNY disebut dengan Tradisi Minum Rempah Merah. Bukan kegiatan minum minuman berbahan rempah berwarna merah, Tradisi Minum Rempah Merah merupakan nama program yang kompleks untuk mencari solusi di tengah krisis ideologi dan budi pekerti. Tujuannya, untuk menyelamatkan peradaban bangsa di semua bidang, baik bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi.

"Demi kelancaran pelaksanaan program ini, kami juga telah menggelar audiensi dengan Pemkab Kulon Progo," ucapnya.

Dekan FBS UNY, Dr Sri Harti Widyastuti menambahkan, pihaknya antusias mendukung program Tradisi Minum Rempah Merah yang digagas Bakor PKP. Menurutnya, program tersebut telah membuka mata hati dan pikiran civitas akademika dalam menjalin kerjasama dengan masyarakat Kulon Progo.

Baca Juga: Pilu Warga Kulon Progo Tewas di Tangan Selingkuhan Istri: Pergoki Istri Berciuman di Teras dengan Sorot Lampu

"Selama ini, kegiatan-kegiatan pengabdian mahasiswa sifatnya spontanitas, relevan namun langsung lenyap. Dengan adanya konsep kegiatan dan kerjasama yang ditawarkan Bakor PKP, kami optimis kegiatan pengabdian masyarakat akan lebih terstruktur dan terukur," katanya.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baznas Kulon Progo serahkan santunan anak yatim

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:50 WIB

Enam pejabat Kulon Progo berebut kursi Sekda

Rabu, 3 Agustus 2022 | 19:30 WIB
X