• Rabu, 7 Desember 2022

Menjelang Idul Adha, Pemkab Sukoharjo Sosialisasikan Hukum dan Panduan Kurban Saat Wabah PMK, Ini Isinya

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 12:50 WIB
Logo Kabupaten Sukoharjo  (Foto: sukoharjokab.go.id)
Logo Kabupaten Sukoharjo (Foto: sukoharjokab.go.id)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo keluarkan selebaran terkait hukum dan panduan kurban saat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sosialisasi terkait hukum dan panduan kurban saat wabah PMK dilakukan melalui berbagai cara mulai dari tatap muka dan online menggunakan media sosial.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Sabtu (11/6/2022), mengatakan, selebaran hukum dan panduan kurban saat wabah PMK berdasarkan Fatwa MUI nomor 32 Tahun 2022.

Dalam selebaran tersebut diberikan penjelasan mengenai hukum dan panduan kurban secara resmi oleh petugas kepada masyarakat.

Baca Juga: Jenazah Eril Ditemukan Oleh Geraldine Beldi Guru SD di Bern, Janji Ridwan Kamil: Semuanya Saya Urus

Bagas menjelaskan, hukum berkurban hewan yang terkena PMK, pertama, hewan terkena PMK kategori ringan hukumnya sah.

Kedua, hewan terkena PMK kategori berat seperti lepuh pada kuku hingga terlepas atau pincang serta menyebabkan sangat kurus hukumnya tidak sah.

Ketiga, hewan terkena PMK kategori berat dan sembuh dalam rentang 10-13 Dzulhijjah hukumnya sah.

Keempat, hewan terkena PMK kategori berat dan sembuh melewati rentang 10-13 Dzulhijjah dianggap sedekah.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X